Pemerintah mengevaluasi insentif kendaraan listrik untuk proyek mobil nasional
Taruhan bola – Pemerintah mengevaluasi insentif kendaraan listrik untuk proyek mobil nasional
Berita terkait: Indonesia dorong ekonomi sirkular untuk industri baterai kendaraan listrik
Berita terkait: Indonesia tunda peluncuran insentif sepeda motor listrik hingga bulan depan
Jakarta (ANTARA) – Pemerintah saat ini sedang mengevaluasi insentif kendaraan listrik (EV) yang sangat dinantikan seiring pergeseran fokus ke pengembangan program mobil nasional, demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Ia juga menolak mengonfirmasi apakah insentif EV tersebut akan berlaku pada Agustus 2026, seperti yang direncanakan sebelumnya. “”Kami masih mengevaluasinya, terutama karena saat ini kami sedang mempersiapkan program mobil nasional,” kata Airlangga kepada wartawan di Gedung Smesco, Jakarta, Senin.
Ia tidak merinci hambatan spesifik apa yang menunda implementasi tersebut atau bagaimana program mobil nasional yang akan datang akan terintegrasi dengan strategi kendaraan listrik saat ini.Peninjauan kebijakan ini dilakukan di tengah tingginya permintaan domestik terhadap kendaraan ramah lingkungan. Menurut data dari A Menurut Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo), penjualan kendaraan listrik baterai (BEV) mencapai 33.
150 unit pada kuartal pertama tahun 2026—menandai lonjakan sebesar 95,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.Sementara itu, jumlah sepeda motor listrik di Indonesia tercatat sebanyak 236.451 unit pada Februari 2026—mencapai sekitar 65 persen dari total jumlah kendaraan listrik nasional.
Sebelumnya pada Mei 2026, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan insentif kendaraan listrik yang menargetkan 100.000 mobil listrik dan 100.000 sepeda motor listrik tahun ini.
Purbaya memperkirakan nilai subsidi untuk sepeda motor listrik sebesar Rp5 juta (US$280,90) per unit, sedangkan nilai insentif untuk mobil listrik masih dalam proses penetapan.