Indonesia mendorong penerapan semua teknologi otomotif untuk mengurangi emisi

Indonesia mendorong penerapan semua teknologi otomotif untuk mengurangi emisi

Indonesia mendorong penerapan semua teknologi otomotif untuk mengurangi emisi

Taruhan bola – Indonesia mendorong pengembangan semua teknologi otomotif untuk mengurangi emisi
Berita terkait: Pemerintah akan memprioritaskan insentif kendaraan listrik bagi merek otomotif nasional
Berita terkait: Prabowo mengatakan Indonesia akan meluncurkan sepeda motor listrik nasional
Tangerang, Banten (ANTARA) – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pemerintah tidak memandang satu teknologi otomotif sebagai pesaing teknologi lainnya dalam memajukan transformasi industri otomotif Indonesia.Berbicara di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Tangerang, Banten, pada hari Kamis, Agus mengatakan bahwa berbagai teknologi otomotif memiliki peran yang sama pentingnya dalam mencapai target pengurangan emisi negara sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. “Kami tidak berada dalam posisi untuk mempertentangkan satu teknologi dengan yang lain.

Kendaraan listrik baterai, kendaraan hibrida, mesin pembakaran dalam yang semakin efisien, serta penggunaan biodiesel dan bioetanol, semuanya merupakan jalur menuju tujuan yang sama: emisi yang lebih rendah dan energi yang lebih kuat.” Keamanan energi. Yang sedang kami percepat adalah pencapaian tujuan tersebut,” ujarnya.

Menurut menteri tersebut, tantangan utama Indonesia bukanlah menentukan teknologi otomotif mana yang akan mendominasi pasar di masa depan, melainkan memastikan bahwa industri dalam negeri dapat meraup manfaat ekonomi sebesar-besarnya dari perkembangan teknologi tersebut.Untuk itu, pemerintah terus memperkuat struktur industri otomotif nasional agar mampu memproduksi lebih banyak komponen, meningkatkan nilai tambah, dan memperluas kapasitas manufaktur dalam negeri. Agus mengatakan bahwa transisi ke teknologi yang lebih ramah lingkungan harus sejalan dengan pengembangan industri yang lebih mendalam.

Tanpa memperkuat kapasitas produksi dalam negeri, Indonesia hanya akan mengalihkan ketergantungannya dari satu bentuk impor ke bentuk impor lainnya.“Transisi yang tidak disertai dengan pengembangan industri yang lebih mendalam hanya akan memindahkan ketergantungan kita dari satu bentuk impor ke bentuk impor lainnya. Itu bukanlah transformasi,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *