Tim Tebow membagikan kata-kata terakhir ayahnya yang sedang sekarat dalam momen yang mengharukan, sementara pesan tentang iman tersebut menjadi viral
Slot online terpercaya – BARU Kini Anda dapat mendengarkan artikel-artikel Fox News! Mantan quarterback NFL dan ikon keagamaan Tim Tebow mengenang ayahnya tidak hanya sebagai seorang ayah, tetapi juga sebagai seorang Kristen yang taat yang terus menyatakan keyakinannya yang mendalam kepada Tuhan hingga detik-detik terakhirnya di dunia. Legenda sepak bola dan seorang Kristen yang vokal ini mengumumkan meninggalnya ayahnya, Bob Tebow, dalam sebuah postingan LinkedIn yang mengharukan pada hari Jumat, di mana ia menyampaikan pesan yang berakar pada harapan, bukan kesedihan.
“Surga menyambut seorang pahlawan iman tadi malam saat Ayahku dipulangkan ke rumah,” tulis Tebow. TIM TEBOW MENYAMPPAIKAN KISAH YESUS MELALUI PANDANGAN SALIB DALAM BUKU BARU YANG MENYENTUH “Dia kini telah sembuh dan utuh,” tambah Tebow. “Jadi kami tidak berduka, seperti mereka yang tak punya harapan.”
Ayahnya telah berjuang melawan penyakit Parkinson dan didiagnosis pada tahun 2016, demikian diumumkan mantan quarterback Florida Gators itu 10 tahun lalu. Saat ucapan belasungkawa berdatangan, Tebow menekankan perspektif yang berbeda yang dibentuk oleh keyakinannya. “Banyak yang akan berkata, ‘Turut berduka cita atas kehilanganmu,’ tetapi kenyataannya dia tidak hilang, kami tahu persis “Di mana pun dia berada.
Dia sudah pulang. “Selamanya!” tulisnya.
KLIK DI SINI UNTUK BERLANGGANAN NEWSLETTER GAYA HIDUP KAMI Tebow mengenang saat ia bertanya kepada ayahnya tak lama sebelum kematiannya, apa yang paling ia nantikan tentang surga. “Ia hanya berkata, ‘Yesus,'” tulis Tebow. “Ia tak sabar untuk bertemu Yesus secara langsung.”
Warisan Bob Tebow melampaui keluarganya, demikian ditulis Tim Tebow Foundation dalam penghormatannya di LinkedIn. Organisasi tersebut menggambarkannya sebagai seorang pria yang mengabdikan diri pada pekerjaan pelayanan, termasuk bertahun-tahun mengabarkan Injil di Filipina dan membantu membentuk misi yayasan sebagai anggota dewan pendiri. TIM TEBOW MENGUMUMKAN KEMATIAN AYAHNYA DALAM POSTINGAN YANG MENYENTUH “Hidup Tuan Tebow dihabiskan untuk memajukan Kerajaan Allah,” kata yayasan tersebut dalam sebuah pernyataan, sambil mencatat “cinta yang mendalam dan tanpa ragu kepada Sang Juruselamat.”
Lembaga nirlaba berbasis iman ini, yang didirikan oleh Tim Tebow pada tahun 2010, berupaya membawa “iman, harapan, dan kasih” kepada komunitas-komunitas yang rentan di seluruh dunia, mencerminkan nilai-nilai yang menjadi inti kehidupan ayahnya. e. Organisasi ini berfokus pada upaya-upaya seperti memerangi perdagangan manusia, mendukung perawatan anak yatim, serta menyediakan pelayanan medis dan bagi penyandang disabilitas, menurut situs webnya.
KLIK DI SINI UNTUK MENDOWNLOAD APLIKASI FOX NEWS Seiring terus berdatangannya ucapan belasungkawa, banyak komentator yang sependapat dengan pandangan Tebow, berbagi pengalaman mereka sendiri tentang kehilangan, dan menggambarkan duka sebagai perpaduan antara kesedihan dan harapan — dengan penghiburan dalam keyakinan bahwa orang-orang terkasih kini berada “di rumah” bersama Yesus. KLIK DI SINI UNTUK LEBIH BANYAK CERITA GAYA HIDUP Seorang pengikut Tebow di LinkedIn menulis, “Kata-kata yang indah dan saleh. Bagi kita yang ada di dalam Kristus, maut tidak memiliki sengat.”
Seorang lainnya berkata, “Sungguh sulit melihat pahlawan kita pulang. Aku akan mendoakanmu, Tim.” Seorang lainnya berkomentar, “Sungguh kesaksian yang indah tentang Ayahmu.
Aku tak pernah bertemu dengannya, tapi aku yakin dia adalah pria beriman yang luar biasa karena telah membesarkanmu. Aku telah mengikuti jejakmu sejak kuliah. Kamu adalah satu-satunya atlet profesional yang aku dukung, terlepas dari tim mana pun yang kamu bela.
“Kamu adalah ob “Kamu memang dipanggil untuk melakukan lebih dari sekadar bermain sepak bola. Terima kasih kepada kamu dan Ayahmu karena telah menjadi teladan yang luar biasa bagi Kristus di dunia ini. Doa-doaku untukmu dan keluargamu.
Senang mendengar Ayahmu kini sudah pulang.” UJI DIRI ANDA DENGAN KUIS GAYA HIDUP TERBARU KAMI Tebow menutup postingannya dengan pesan iman yang mendalam tentang ayahnya. “Sampai jumpa lagi, Ayah,” tulisnya.