Rahasia diet dan kebugaran Cristiano Ronaldo: Mantan koki mengungkap apa yang membuat sang pesepakbola tetap berada di performa puncak di usia 41 tahun

Rahasia diet dan kebugaran Cristiano Ronaldo: Mantan koki mengungkap apa yang membuat sang pesepakbola tetap berada di performa puncak di usia 41 tahun

Rahasia diet dan kebugaran Cristiano Ronaldo: Mantan koki mengungkap apa yang membuat sang pesepakbola tetap berada di performa puncak di usia 41 tahun

Liga335 daftar – Barone membantah anggapan bahwa atlet elit bergantung pada sistem nutrisi yang terlalu rumit. “Mari kita luruskan mitos bahwa pesepakbola mengonsumsi makanan khusus. Mereka makan makanan yang sangat sederhana, tetapi bergizi dan sehat,” jelasnya.

Barone, yang bekerja sama erat dengan Ronaldo selama masa-masa sang pemain di Juventus, menekankan bahwa rutinitas pesepakbola ditentukan oleh konsistensi, bukan eksklusivitas. “Disiplinnya benar-benar unik,” katanya, sambil menambahkan bahwa pola makan Ronaldo tidak dibangun di atas makanan mewah atau pembatasan ekstrem, melainkan pada pola makan sederhana dan bersih yang dijalankan tanpa penyimpangan. Cristiano Ronaldo, bahkan di usia 41 tahun, terus tampil di level elit, mempertahankan fisik dan standar kebugaran yang setara dengan pemain yang jauh lebih muda.

Tidak ada formula rahasia di baliknya, menurut mantan kokinya, Giorgio Barone, yang berbagi wawasan dalam wawancara dengan Covers. Rahasianya, katanya, bukanlah kerumitan, melainkan disiplin. (Juga: Saif Ali Khan di usia 55 tahun berbagi bagaimana pola makan seimbang dan perawatan kulit membantunya tetap awet muda: ‘Anda harus s “Tidur yang nyenyak, makan yang sehat…

”) Yang penting, Ronaldo menyesuaikan asupan makannya berdasarkan intensitas latihan. “Dia makan banyak karena dia berlatih banyak,” kata Barone, sambil menekankan bahwa tidak ada obsesi menghitung kalori, melainkan hanya penyesuaian dengan kebutuhan fisik. Jika pola makannya sederhana, batasan yang diterapkannya bahkan lebih ketat.

Ronaldo dilaporkan sama sekali menghindari gula, termasuk dalam kopi. “Gula adalah racun bagi tubuh kita,” kata Barone, yang mencerminkan tingkat disiplin yang dijalaninya. Menurutnya, makanan Ronaldo seimbang dan sederhana, berfokus pada bahan-bahan segar dan alami daripada pilihan olahan atau kemasan.

Pola makannya yang rutin meliputi alpukat, telur, sayuran segar, protein rendah lemak seperti ayam dan ikan, serta beras hitam atau merah sebagai pengganti biji-bijian olahan. Dia juga mengonsumsi minyak zaitun, lemon, dan bumbu ringan, dengan penekanan pada makanan buatan sendiri dan jeroan seperti hati, yang Barone gambarkan sebagai “makanan super.” Ia juga menghindari gangguan di malam hari, sebuah kebiasaan yang sering terlihat di kalangan banyak atlet, seperti begadang untuk bermain video game.

Sebaliknya, Ronaldo mengikuti rutinitas terstruktur yang mengutamakan istirahat, pemulihan, dan disiplin. Terlepas dari ketertarikan publik terhadap pola makan atlet elit, Barone menegaskan bahwa tidak ada yang rumit dari pendekatan Ronaldo. “Tidak terlalu banyak.

Dia makan makanan biasa seperti orang pada umumnya,” katanya. Rutinitasnya juga mengesampingkan makanan cepat saji, minuman bersoda, makanan olahan, dan makanan berbasis tepung terigu seperti pasta dan roti. Makan malam yang berat juga dihindari, terutama yang dapat mengganggu tidur dan pemulihan.

Bagi Ronaldo, nutrisi hanyalah salah satu bagian dari sistem. Waktu dan rutinitas memainkan peran yang sama pentingnya. Dia makan lebih awal di malam hari untuk mendukung kualitas tidur.

“Anda tidak akan tidur nyenyak dengan perut yang penuh. Itu adalah hal terburuk yang bisa terjadi,” jelas Barone. Perbedaannya terletak pada pengulangan dan disiplin, tanpa hari-hari ‘cheat’, tanpa ketidakkonsistenan, dan tanpa kompromi.

Seperti yang dirangkum Barone, “Saya selalu mengatakan bahwa 60% adalah pola makan dan 40% adalah latihan.” Menurutnya, umur panjang Ronaldo adalah n Hal ini tidak didasarkan pada rahasia, melainkan pada tindakan sederhana untuk melakukan hal yang benar setiap hari, tanpa terkecuali. Catatan untuk pembaca: Artikel ini hanya untuk tujuan informasional dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti nasihat medis profesional.

Selalu konsultasikan dengan dokter Anda jika ada pertanyaan mengenai kondisi medis apa pun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *