Indonesia menyeimbangkan pertumbuhan fisik dan sumber daya manusia dalam pembangunan IKN

Indonesia menyeimbangkan pertumbuhan fisik dan sumber daya manusia dalam pembangunan IKN

Indonesia menyeimbangkan pertumbuhan fisik dan sumber daya manusia dalam pembangunan IKN

Liga335 – Indonesia Menjaga Keseimbangan Antara Pembangunan Fisik dan Pembangunan Sumber Daya Manusia dalam Pembangunan IKN
Berita terkait: Otoritas IKN melibatkan warga setempat dalam pembangunan ibu kota baru
Berita terkait: Otoritas IKN menawarkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pekerja di lokasi proyek
Nusantara (ANTARA) – Pemerintah Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk menyeimbangkan pembangunan infrastruktur fisik dan pengembangan sumber daya manusia dalam pembangunan ibu kota baru Nusantara (IKN) yang sedang berlangsung di Provinsi Kalimantan Timur.Kepala Otoritas IKN (OIKN), Basuki Hadimuljono, menekankan bahwa meskipun pemerintah saat ini memprioritaskan pengembangan kawasan legislatif dan yudikatif, pemerintah juga tetap fokus pada peningkatan sumber daya manusia untuk memastikan Nusantara tumbuh menjadi ibu kota yang modern, inklusif, dan berkelanjutan. ““Agenda pembangunan kami tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur yang memadai, tetapi juga pada pembentukan ekosistem terintegrasi untuk kegiatan pemerintahan, sosial, dan ekonomi,” ujarnya di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada hari Rabu.

Menyoroti Mengenai upaya pembangunan non-fisik, Hadimuljono mencatat bahwa pemerintah telah meluncurkan berbagai inisiatif pengembangan kapasitas bagi warga setempat, termasuk pelatihan pembuatan konten digital untuk seribu sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan.Dengan dukungan dari Institut Teknologi Bandung (ITB), program ini dirancang untuk memberdayakan pemuda setempat agar dapat memanfaatkan potensi ekonomi digital dan mendorong aktivitas ekonomi di ibu kota masa depan Indonesia.Hadimuljono, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, menambahkan bahwa pemerintah juga telah menyelenggarakan 879 inisiatif serupa untuk para ibu, penyandang disabilitas, serta pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah.

Kepala OIKN tersebut lebih lanjut menyatakan bahwa pihaknya telah menjalin kemitraan dengan Sekolah Hukum dan Pemerintahan Jimly—yang didirikan oleh Ketua Mahkamah Konstitusi pertama Indonesia, Jimly Asshiddiqie—untuk menangani masalah hukum dan struktural terkait pembentukan pemerintahan khusus Nusantara. Beralih ke infrastruktur Mengenai pembangunan infrastruktur, Hadimuljono mengatakan bahwa pemerintah telah membangun Bendungan Sepaku Semoi, yang mencakup area seluas 800–900 hektar, untuk memasok air baku ke IKN dan kota Balikpapan di sekitarnya. ““Kami akan mendistribusikan 1.

500 liter air baku per detik ke IKN dan 1.000 liter per detik ke Balikpapan,” jelasnya, sambil menambahkan bahwa instalasi pengolahan air juga telah dibangun untuk menghasilkan 300 liter air minum per detik.Ia juga menyebutkan pembangunan Masjid Negara dan Basilika Santo Fransiskus Xaverius—yang pertama di Indonesia—serta kawasan perbelanjaan, perumahan, dan fasilitas pendidikan untuk mendukung relokasi pegawai negeri sipil ke Nusantara yang akan datang.

Menurutnya, setidaknya tujuh ribu pekerja konstruksi saat ini terlibat dalam proyek-proyek tersebut, dengan jumlah yang diperkirakan akan meningkat menjadi 20 ribu untuk mempercepat pembangunan kota secara keseluruhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *