Serangan harimau Sumatra menewaskan dua orang di Indonesia, perangkap telah dipasang
Liga335 – Serangan harimau Sumatra menewaskan dua orang di Indonesia, perangkap dipasang
Pekanbaru, (ANTARA) – Para pegiat konservasi Indonesia telah memasang dua kandang perangkap di Provinsi Riau setelah seekor harimau Sumatra yang terancam punah secara kritis menewaskan dua orang dalam beberapa hari terakhir di dalam kawasan konsesi kehutanan komersial, demikian disampaikan para pejabat pada Senin.Badan Konservasi Sumber Daya Alam Riau (BBKSDA) meluncurkan operasi di Kabupaten Pelalawan menyusul insiden fatal terbaru pada Jumat malam. Pejabat konservasi satwa liar menduga seekor harimau jantan berusia tiga tahun bertanggung jawab atas kedua insiden tersebut.”
Kesimpulan awal berdasarkan ukuran dan karakteristik jejak menunjukkan bahwa itu adalah hewan yang sama,” kata Laskar Jaya Permana, pelaksana tugas kepala BBKSDA Riau. “Namun, proses identifikasi masih berlangsung untuk memastikannya.”Korban terbaru diidentifikasi sebagai Eko Prasetyo (29 tahun), yang diserang setelah meninggalkan kemahnya pada malam hari.
Jenazahnya ditemukan pada Sabtu pagi dengan luka parah di leher dan kakinya. “Beberapa bagian tubuh korban juga telah “dimangsa harimau,” tambah Permana. Serangan itu terjadi hanya 6,5 kilometer (4 mil) dari lokasi di mana seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun, yang diidentifikasi dengan inisial JZ, tewas pada hari Selasa.
Bocah itu, putra seorang pekerja kehutanan, diserang saat berada di kamar mandi perkemahan sambil menunggu saudaranya.Harimau Sumatra tergolong spesies yang terancam punah secara kritis, dengan jumlah yang diperkirakan kurang dari 400 ekor di alam liar. Konflik antara manusia dan satwa liar semakin meningkat di Indonesia seiring dengan deforestasi dan konsesi perusahaan yang menyusutkan habitat alami predator-predator tersebut, sehingga memaksa mereka mendekati pemukiman manusia dan kamp kerja.