Samsung memberikan petunjuk penting mengenai layar lipat Galaxy Z Fold 8 menjelang peluncurannya pada 22 Juli

Samsung memberikan petunjuk penting mengenai layar lipat Galaxy Z Fold 8 menjelang peluncurannya pada 22 Juli

Samsung memberikan petunjuk penting mengenai layar lipat Galaxy Z Fold 8 menjelang peluncurannya pada 22 Juli

Liga335 – Samsung sedang bersiap untuk meluncurkan smartphone lipat terbarunya pada acara Galaxy Unpacked tanggal 22 Juli. Menjelang acara tersebut, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini telah mengungkap sesuatu yang penting: teknologi layar yang akan digunakan pada perangkat lipat tersebut. Samsung telah secara resmi mengumumkan Flex Titanium, sebuah teknologi layar baru yang dirancang khusus untuk perangkat lipat Galaxy terbarunya, yang diperkirakan akan mencakup seri Galaxy Z Fold 8.

Baca Selengkapnya

Pengguna ponsel lipat sebelumnya umumnya mengeluhkan adanya lipatan di bagian tengah layar perangkat mereka. Samsung tampaknya sedang berupaya mengatasi tantangan ini agar lipatan tersebut tidak terlalu terlihat, sekaligus menjaga ketahanan dan ketipisan ponsel. Dan kini, Flex Titanium adalah jawabannya.

Perusahaan tersebut menyatakan bahwa teknologi ini dikembangkan berdasarkan pengalaman tujuh generasi dalam pengembangan perangkat lipat.

Apa itu Flex Titanium dan bagaimana cara kerjanya

Flex Titanium menggunakan dua komponen berbasis titanium di dalam struktur layarnya. Yang pertama adalah lapisan paduan titanium yang terletak tepat di bawah panel OLED dan mendukung i t dari bagian dalam. Samsung menyatakan bahwa lapisan ini memiliki ketebalan sekitar sepertiga dari ketebalan rambut manusia, namun memberikan kekakuan mekanis 20 kali lebih besar dibandingkan dengan lapisan polimer yang digunakan sebelumnya.

Kombinasi antara ketipisan yang luar biasa dan kekuatan yang luar biasa inilah yang memungkinkan layar menjadi lebih tipis tanpa menjadi rapuh.
Di bawahnya terdapat pelat titanium yang menopang modul layar dari bagian bawah. Samsung telah menambahkan lubang-lubang berpola mikro pada bagian lipatan pelat ini, sehingga pelat tersebut dapat ditekuk berulang kali tanpa retak atau kehilangan integritas strukturalnya.

Pelat ini juga menyatu lebih erat dengan modul layar dengan menghilangkan celah udara, sehingga memberikan dukungan yang lebih stabil pada layar saat dibuka.
Secara bersama-sama, kedua komponen ini mengurangi keterlihatan lipatan, meningkatkan daya tahan, dan membantu menjaga perangkat tetap ramping secara keseluruhan. Layar baru ini juga menggunakan arsitektur resolusi tinggi dan bahan organik generasi terbaru yang, menurut Samsung, meningkatkan efisiensi daya secara signifikan.

Kyung-Jin Yoo, EVP dan Kepala Tim Pengembangan Produk Layar Seluler di Samsung Display mengatakan, “Dengan menerapkan lubang-lubang berpola mikro yang canggih pada bagian lipat pelat titanium, kami berhasil memastikan fleksibilitas sekaligus ketahanan yang kokoh. Dengan menggabungkan arsitektur layar beresolusi tinggi bersama bahan organik baru yang memaksimalkan efisiensi daya, kami akan semakin memperkuat daya saing perangkat Galaxy lipat generasi berikutnya.”

Mengapa Titanium

Titanium bukanlah bahan baru, tetapi menggunakannya di dalam layar yang harus dilipat ribuan kali merupakan tantangan yang sama sekali berbeda. Bahan ini dikenal sangat kuat dan tangguh, digunakan dalam berbagai hal mulai dari antena satelit hingga roda rover Mars. Masalahnya, kekakuannya membuatnya sulit diolah untuk digunakan pada sesuatu yang setipis dan sefleksibel layar lipat.

Samsung menyatakan telah memecahkan masalah tersebut melalui proses penggulungan presisi yang membuat lapisan paduan titanium menjadi sangat tipis, serta melalui pola mikro yang. Lubang-lubang pada pelat titanium yang membuatnya cukup lentur untuk dilipat tanpa patah.

– Ujung-ujungnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *