MotoGP Indonesia Mendorong Pariwisata Olahraga Kelas Dunia: Menteri
Liga335 – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia MotoGP 2026 di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), dapat memperkuat pariwisata olahraga kelas dunia.””Pertamina Grand Prix of Indonesia, atau MotoGP Indonesia, bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga momentum untuk memperkuat citra bangsa Indonesia serta mengukuhkan posisi Mandalika, Lombok, dan NTB sebagai destinasi pariwisata olahraga kelas dunia,” kata Thohir dalam pernyataan resminya di sini pada hari Jumat.Ia menegaskan kembali dukungan penuh pemerintah terhadap seri MotoGP Indonesia, yang akan digelar untuk kelima kalinya tahun ini.
Menurutnya, pada edisi-edisi sebelumnya, ajang balap motor yang digelar di Sirkuit Internasional Mandalika telah menjadi acara pariwisata olahraga yang menghasilkan dampak berganda yang luar biasa bagi Indonesia, terutama di sektor ekonomi.Menteri tersebut menjelaskan bahwa MotoGP Indonesia 2025 menunjukkan kemampuan Indonesia dalam menyelenggarakan acara kelas dunia secara profesional dan berkelanjutan. Pelayanan tersebut mencatat total kehadiran sebanyak 140.
324 penonton pada saat itu, dengan dampak ekonomi nasional mencapai Rp4,96 triliun.Sementara itu, perputaran ekonomi yang dihasilkan di Nusa Tenggara Barat sebagai daerah tuan rumah mencapai antara Rp2 triliun hingga Rp4 triliun, dengan dampak lanjutan hingga dua kali lipat dari jumlah tersebut, yang melibatkan lebih dari 600 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sekitar tiga ribu pekerja lokal.Menurutnya, MotoGP juga telah menjadi sarana untuk memperluas ekosistem olahraga balap motor, termasuk sebagai acuan bagi klub, sekolah balap, dan komunitas olahraga balap motor.
Selain itu, Indonesia sudah memiliki pembalap lokal yang meraih kesuksesan di tingkat dunia, seperti Mario Aji dan Veda Ega Pratama,” ujarnya. Ia berharap MotoGP 2026, yang dijadwalkan pada bulan Oktober, akan memberikan dampak yang lebih besar bagi Indonesia, terutama dengan adanya pembalap lokal yang telah mencatatkan prestasi kelas dunia dan siap bertanding di lintasan.