Indonesia menolak memberikan visa perjalanan kepada Tim Israel, yang memicu kritik dari Komite Olimpiade Internasional
Liga335 – Lihat liputan kami yang lain di hasil pencarian Anda.
Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengecam sanksi yang baru-baru ini dijatuhkan oleh pemerintah Indonesia terhadap tim senam nasional Israel.
Pemerintah Indonesia menolak memberikan visa kepada atlet-atlet Israel untuk masuk ke negara tersebut guna mengikuti Kejuaraan Dunia Senam Artistik FIG ke-53 yang akan digelar di Jakarta, yang dimulai pada hari Minggu.
“Posisi prinsipil IOC sangat jelas: Semua atlet, tim, dan pejabat olahraga yang memenuhi syarat harus dapat berpartisipasi dalam kompetisi dan acara olahraga internasional tanpa bentuk diskriminasi apa pun dari negara tuan rumah, sesuai dengan Piagam Olimpiade dan prinsip-prinsip dasar non-diskriminasi, otonomi, dan netralitas politik yang mengatur Gerakan Olimpiade,” demikian pernyataan IOC.
“Oleh karena itu, merupakan tanggung jawab langsung negara tuan rumah, penyelenggara, dan organisasi olahraga yang terkait secara langsung untuk memastikan bahwa prinsip ini dihormati sepenuhnya dan bahwa semua jaminan yang diperlukan telah “yang telah diberikan sebelumnya oleh pihak berwenang terkait di negara tuan rumah.”
IOC juga menyatakan bahwa para pejabatnya akan membahas situasi ini dengan pihak Indonesia pada pertemuan berikutnya.
“Olahraga harus tetap menjadi ruang yang aman bagi para atlet untuk mewujudkan impian mereka; dan para atlet tidak boleh disalahkan atas keputusan-keputusan politik,” tambah pernyataan tersebut.
5 Anggota tim Senam Ritmik Israel merayakan medali perak mereka di Olimpiade Paris 2024 pada 10 Agustus 2024. Getty Images
Indonesia menyatakan tidak akan memberikan visa kepada Tim Israel karena perang di Gaza.
Kemudian, pada hari Selasa, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menolak permohonan intervensi yang diajukan Israel.
Federasi Senam Israel (IGF) merilis pernyataan yang menanggapi sanksi tersebut.
“Aturannya jelas, dan tindakan Indonesia merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap aturan tersebut.
Tidak terbayangkan bahwa sebuah negara dapat melarang negara lain berkompetisi di Kejuaraan Dunia sementara badan-badan pengatur hanya berdiam diri,” demikian bunyi pernyataan tersebut, seperti dilansir BBC.
“Ini “Keputusan ini merongrong fondasi olahraga dan kompetisi yang adil, serta memberikan pukulan telak bagi semangat para pesenam dan staf yang telah bekerja tanpa lelah demi momen ini.”
5 Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari dan Ketua Federasi Senam Indonesia Ita Yuliati berbicara dalam konferensi pers menjelang Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-53 di Jakarta, Indonesia, pada 10 Oktober 2025.
AFP via Getty Images
Sebelumnya, Indonesia telah dicabut haknya untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Sepak Bola U-20 setelah Gubernur Bali menolak menjadi tuan rumah pertandingan Tim Israel.
Sanksi terbaru Indonesia terhadap IGF hanyalah contoh terbaru dari pembatasan yang dikenakan pada tim olahraga dan penggemar Israel dalam beberapa bulan terakhir.
Tim balap sepeda Israel Premier Tech telah dikecualikan dari balapan yang akan datang di Italia, Giro dell’Emilia, yang dijadwalkan pada 4 Oktober, karena potensi protes pro-Palestina yang dapat mengganggu jalannya acara.
UEFA Europa League, badan sepak bola terbesar di Eropa, dilaporkan .sedang bergerak menuju pemungutan suara untuk menangguhkan keanggotaan Israel terkait perang di Gaza pada bulan September.
Presiden FIFA Gianni Infantino mengumumkan pada 3 Oktober bahwa tidak akan ada tindakan yang diambil terhadap tim tersebut.
Dia dilaporkan kemudian bertemu secara tertutup di markas FIFA dengan pemimpin federasi sepak bola Palestina, Jibril Rajoub, dan memuji organisasinya “atas ketangguhan mereka di masa ini,” menurut The Associated Press.
Sementara itu, para penggemar tim-tim Israel juga dilarang menghadiri berbagai acara besar belakangan ini.
5 Sebuah kuda-kuda dipasang di Indonesia Arena menjelang Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-53 di Jakarta pada 10 Oktober 2025.
AFP via Getty Images
Para penggemar tim sepak bola Israel, Maccabi Tel Aviv, dilarang menghadiri pertandingan Liga Europa di Birmingham, Inggris, pada 6 November, karena pertimbangan keamanan, setelah para penggemar tim tersebut diserang di Amsterdam saat pertandingan melawan Ajax musim gugur lalu.
Presiden Donald Trump memfasilitasi gencatan senjata bersejarah antara Israel dan Hamas pekan lalu.
Sebagai bagian dari gencatan senjata tersebut, Hamas membebaskan sisa-sisa Membebaskan 20 sandera yang masih hidup yang ditahan di Gaza, sementara Israel membebaskan hampir 2.
000 tahanan dan narapidana Palestina.