Indonesia dan Rusia menjajaki kerja sama di bidang teknologi maritim
Liga335 daftar – Indonesia dan Rusia Menargetkan Kemitraan di Bidang Teknologi Maritim
Indonesia berupaya memodernisasi industri maritimnya melalui kemitraan strategis dengan Rusia, dengan tujuan memperoleh transfer teknologi, memperkuat industri galangan kapal dalam negeri, dan memperluas pangsa pasar pelayaran di Asia Tenggara, demikian disampaikan Kementerian Perindustrian. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas galangan kapal dalam negeri, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, serta mengembangkan proyek pembangunan kapal bersama.”Kerja sama di sektor pelayaran dengan Rusia menawarkan Indonesia peluang untuk memperkuat industri maritimnya melalui investasi, transfer teknologi, pengembangan tenaga kerja, dan produksi bersama,” kata Agus dalam pernyataan pada hari Jumat.
Ia menambahkan bahwa kemitraan ini akan menggabungkan teknologi maritim canggih Rusia dengan permintaan domestik Indonesia yang kuat. Indonesia, sebuah negara kepulauan yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau, sangat bergantung pada pelayaran untuk logistik, perikanan, energi lepas pantai, dan transportasi antarpulau.
Rusia memiliki keahlian yang luas di bidang pengembangan maritim, termasuk desain dan pembangunan kapal komersial, sistem propulsi canggih, serta rekayasa kelautan yang kompleks. Kementerian tersebut menyatakan bahwa keunggulan kedua negara saling melengkapi dalam membangun industri pelayaran yang lebih tangguh. Kementerian itu menambahkan bahwa peluang kerja sama bilateral telah meluas menyusul penandatanganan Perjanjian Perdagangan Bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia.
Perjanjian tersebut diharapkan dapat meningkatkan perdagangan, investasi, kemitraan industri, dan pertukaran teknologi antara Indonesia dan anggota Uni Ekonomi Eurasia. Berbicara di Yekaterinburg pada hari Rabu, Direktur Jenderal Ketahanan Industri, Regionalisasi, dan Akses Industri Internasional Tri Supondy mengatakan bahwa kedua negara dapat memperoleh manfaat dari kerja sama yang lebih erat.Ia menjelaskan bahwa Indonesia menawarkan pasar yang besar dan kapasitas industri yang terus berkembang, sementara Rusia menyumbangkan keahlian teknologi serta pengalaman luas dalam pembangunan berbagai jenis kapal.