Gunung Merapi meletus di Pulau Jawa, Indonesia
Liga335 – Abu hasil letusan menyelimuti beberapa desa dan kota-kota di sekitarnya, kata para pejabat.
Gunung berapi paling aktif di Indonesia meletus di Pulau Jawa yang padat penduduknya, memuntahkan asap dan abu tinggi ke udara serta mengalirkan aliran lava dan gas ke lerengnya.
Gunung Merapi melontarkan awan abu panas setidaknya tujuh kali pada hari Minggu, serta serangkaian aliran piroklastik yang bergerak cepat – campuran batu, puing-puing, lava, dan gas – kata Hanik Humaida, yang mengepalai Pusat Mitigasi Bencana Geologi dan Vulkanologi Kota Yogyakarta.
Suara gemuruh dapat terdengar hingga beberapa kilometer jauhnya. Belum ada laporan korban jiwa.
Gunung tersebut mengalami peningkatan aktivitas vulkanik dalam beberapa pekan terakhir, dengan kubah lavanya tumbuh dengan cepat sebelum sebagian runtuh pada hari Minggu, sehingga menyebabkan batu dan abu mengalir ke lereng barat daya gunung berapi tersebut, tambah Humaida.
Abu dari letusan tersebut menyelimuti beberapa desa dan kota terdekat, katanya.
Warga desa yang tinggal di lereng subur Gunung Merapi disarankan untuk s Berjarak 5 km (3,1 mil) dari mulut kawah, masyarakat harus waspada terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh lava, demikian pernyataan Badan Riset Geologi dan Vulkanologi Indonesia.
Gunung Merapi adalah gunung berapi paling aktif di antara lebih dari 120 gunung berapi aktif di Indonesia dan baru-baru ini berulang kali meletus dengan mengeluarkan lava dan awan gas.
Letusan besar terakhir Gunung Merapi pada tahun 2010 menewaskan sekitar 350 orang.
Puncak setinggi 2.968 m (9.
737 kaki) ini terletak dekat Yogyakarta, sebuah kota kuno dengan populasi ratusan ribu jiwa yang berada di kawasan metropolitan yang luas. Kota ini juga merupakan pusat budaya Jawa dan pusat kekuasaan dinasti kerajaan yang telah ada sejak berabad-abad lalu.
Letusan terbaru ini memuntahkan abu panas setinggi 1.
000 m (3.280 kaki) ke langit, dan awan gas yang membakar meluncur hingga 3 km (1,8 mil) menuruni lerengnya beberapa kali, demikian disampaikan badan geologi negara tersebut di situs webnya.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi tidak menaikkan status siaga Gunung Merapi, yang sudah berada pada tingkat kedua tertinggi dari empat tingkat sejak gunung tersebut mulai meletus pada November lalu.
Indonesia, sebuah Kepulauan yang dihuni oleh 270 juta orang ini rentan terhadap gempa bumi dan aktivitas vulkanik karena terletak di sepanjang “Cincin Api Pasifik,” yaitu rangkaian patahan seismik berbentuk tapal kuda yang mengelilingi samudra.