Penjualan mobil di Malaysia hampir menyamai Indonesia.
Taruhan bola – TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyoroti penjualan mobil di Malaysia yang mendekati angka yang sama dan berpotensi melampaui penjualan di Indonesia pada tahun 2025. Ia mengatakan bahwa situasi ini seharusnya menjadi perhatian bagi setiap merek.
“Tentu saja, saya ingin mengajak semua pemangku kepentingan, kita harus dapat menemukan atau merumuskan langkah yang tepat, serta mengambil langkah mitigasi,” ujarnya dalam pidato pembukaannya di pameran otomotif di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Kamis, 5 Februari 2026. Agus melihat potensi angka penjualan mobil di Indonesia akan disalip oleh Malaysia berdasarkan data tahun 2024. Pada tahun tersebut, penjualan di Indonesia mencapai 865.
723 unit, sementara Malaysia mencapai 816.747 unit. Menurut data dari Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (Gaikindo), penjualan grosir (dari pabrik ke dealer) dari Januari hingga November 2025 mencapai 709.
587 unit. Penjualan ritel (dari dealer ke konsumen) mencapai 739.879 unit.
Sementara itu, di Malaysia, th Asosiasi Otomotif Malaysia (MAA) mencatat penjualan sebanyak 727.836 unit pada tahun 2025. Pada tahun 2025, Gaikindo mencatat total penjualan grosir sebanyak 803.
687 unit dan penjualan eceran sebanyak 833.712 unit. Namun, MAA belum secara resmi merilis data penjualan total untuk tahun 2025.
Agus Gumiwang mengatakan bahwa Indonesia perlu menerapkan strategi mitigasi untuk menjadi negara dengan penjualan otomotif tertinggi di Asia Tenggara. “Jika kita sudah memiliki visi yang sama, saya yakin kita dapat mengatasi tantangan apa pun yang mungkin ada,” katanya. Agus berharap acara pameran otomotif seperti Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 dapat meningkatkan penjualan tahun ini.
Komite menargetkan angka transaksi mencapai angka IIMS 2025, yang mencapai Rp8 triliun.