Indonesia mengusulkan format SEA Games yang diperluas dengan mengikutsertakan Australia dan negara-negara lain
Taruhan bola – Indonesia telah mengajukan inisiatif untuk mengundang negara-negara lain, termasuk Australia, untuk ikut serta dalam acara yang dinamakan SEA Games Plus.
Gagasan ini diusulkan oleh Raja Sapta Oktohari, Presiden Komite Olimpiade Indonesia (NOC).
Jika terealisasi, SEA Games Plus akan diselenggarakan untuk pertama kalinya di Filipina pada tahun 2028, satu tahun setelah SEA Games ke-34 di Malaysia.
“Kami sedang melakukan kontak dengan beberapa negara untuk mulai memperluas SEA Games,” kata Oktohari dalam pertemuan di kantor pusat NOC pada hari Rabu. “Selain 11 negara Asia Tenggara, Bhutan dan beberapa negara Oseania seperti Selandia Baru, Australia, dan Fiji dapat ikut serta.”
Australia dan Selandia Baru adalah salah satu kekuatan olahraga dunia.
Pada Olimpiade 2024 di Paris, Australia berada di urutan keempat dalam perolehan medali keseluruhan dengan 18 emas, 19 perak, dan 16 perunggu, hanya kalah dari Amerika Serikat, Cina, dan Jepang. Selandia Baru berada di urutan ke-11 dengan 10 emas, tujuh perak, dan tiga perunggu.
Para Presiden NOC berharap langkah ini akan menjadi batu loncatan bagi para atlet untuk maju ke kompetisi yang lebih tinggi.
SEA Games Plus akan menetapkan tolok ukur baru dengan memberikan penekanan yang lebih besar pada cabang olahraga Olimpiade. Ia berpendapat bahwa format SEA Games saat ini telah menjadi sasaran manipulasi, dengan negara tuan rumah memprioritaskan olahraga yang mereka kuasai.
“Semua tuan rumah, apakah itu Thailand, Kamboja, Vietnam, atau Indonesia, ingin memuncaki klasemen perolehan medali,” kata Oktohari.
“Di masa mendatang, Indonesia akan secara proaktif memprioritaskan cabang olahraga Olimpiade, karena ajang multi-cabang olahraga membutuhkan sumber daya keuangan yang besar.”
Sebuah pertunjukan pada upacara pembukaan SEA Games ke-33 di Stadion Rajamangala di Bangkok, Thailand, 9 Desember 2025. Foto oleh VnExpress/Duc Dong
Pada SEA Games ke-33, Indonesia berada di posisi kedua secara keseluruhan dengan 91 medali emas, 112 perak, dan 130 perunggu.
Tuan rumah Thailand menduduki peringkat teratas dengan 233 emas, 154 perak, dan 108 perunggu, sementara Vietnam berada di posisi ketiga dengan 87 emas, 81 perak, dan 110 perunggu.
Menjelang acara tersebut, Thailand diharapkan dapat memberikan SEA Games yang paling profesional dan edisi yang paling mendekati semangat Olimpiade.
Namun, ketidakstabilan politik dan bencana alam membuat negara tuan rumah melakukan sejumlah kesalahan dalam penyelenggaraan, dan bahkan dituduh pilih kasih dalam beberapa acara.