Indonesia memulangkan bayi yang ditinggalkan dari Malaysia.
Liga335 daftar – Indonesia memulangkan bayi yang ditinggalkan di Malaysia Berita terkait: Pekerja migran Indonesia dengan masalah kesehatan dipulangkan dari Malaysia
Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Probolinggo di Jawa Timur telah membantu proses repatriasi seorang bayi perempuan Indonesia berusia sembilan bulan yang ditinggalkan di Malaysia setelah ditinggalkan oleh orang tuanya yang merupakan pekerja migran, kata pejabat setempat. Bayi tersebut, yang diidentifikasi sebagai SA dan diketahui memiliki kerabat di Probolinggo, ditinggalkan di sebuah rumah sakit di Johor saat menerima perawatan untuk penyakit paru-paru, kata pihak berwenang. “Melalui koordinasi lintas sektor, repatriasi dilakukan dengan aman dan lancar,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Probolinggo Saniwar pada Kamis, menambahkan bahwa serah terima dilakukan di kantor dinas tenaga kerja kabupaten.
Repatriasi melibatkan Konsulat Indonesia di Malaysia, pemerintah provinsi Jawa Timur, pemerintah kabupaten Probolinggo, serta otoritas kecamatan dan desa setempat. “Berkat sinergi ini, bayi SA dapat kembali ke Indonesia.” “rn pulang ke rumah dan berkumpul kembali dengan keluarga besarnya di Probolinggo,” kata Saniwar.
Selama perjalanan dari Bandara Internasional Juanda di Surabaya ke Probolinggo, bayi tersebut dibantu oleh unit perlindungan tenaga kerja migran Provinsi Jawa Timur, kata pemerintah provinsi.Bayi tersebut secara resmi diserahkan oleh Nurul Hidayati dari unit perlindungan tenaga kerja provinsi kepada Saniwar, sebelum diserahkan kepada keluarganya. Kepala Dinas Sosial Probolinggo Rachmad Hidayanto mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam memastikan kembalinya bayi tersebut dengan selamat dan reuni keluarga.
Kasus ini seharusnya menjadi perhatian bersama dan peringatan bagi pekerja migran Indonesia, terutama perempuan, untuk mencari pekerjaan di luar negeri melalui saluran yang legal dan tepat,” katanya. Bagi mereka yang sudah bekerja di luar negeri, ia mendesak kepatuhan terhadap hukum dan peraturan setempat untuk memastikan keselamatan pribadi dan perlindungan hukum. Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat Kraksaan, Heni Rahmawati, mengatakan otoritas medis akan melakukan tindak lanjut terhadap Kondisi kesehatan bayi setelah meninjau catatan medis dari rumah sakit di Johor.
“Kami akan terlebih dahulu meninjau berkas medis dari Johor, Malaysia, dan kemudian mengambil tindakan medis lebih lanjut jika diperlukan,” katanya.