Indonesia dan AS mencapai kesepakatan mengenai substansi kesepakatan perdagangan timbal balik

Indonesia dan AS mencapai kesepakatan mengenai substansi kesepakatan perdagangan timbal balik

Indonesia dan AS mencapai kesepakatan mengenai substansi kesepakatan perdagangan timbal balik

Liga335 daftar – Indonesia dan AS mencapai kesepakatan mengenai substansi kesepakatan perdagangan resiprokal
Berita terkait: Indonesia bantah rumor perundingan tarif dengan AS terhenti
Jakarta (ANTARA) – Indonesia dan Amerika Serikat (AS) telah menyepakati substansi perundingan Agreements on Reciprocal Trade (ART) atau Perjanjian Perdagangan Resiprokal, demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa. Kesepakatan tersebut diperoleh setelah dilakukannya pertemuan resmi antara Airlangga Hartarto dengan Perwakilan Dagang AS untuk Indonesia, United States Trade Representative (USTR), Duta Besar Jamieson Greer, pada Senin (22 Desember) di Washington, D.C.

“Perjanjian ini bersifat komersil dan strategis serta menguntungkan kepentingan ekonomi kedua negara. Mengenai isi dan substansinya, pembahasan telah dilakukan sejak tanggal 17 hingga 22 Desember, dan semua aspek telah disepakati oleh kedua belah pihak,” ujar Airlangga dalam konferensi pers daring pada hari Selasa.Sejak pengumuman Hari Kemerdekaan pada tanggal 2 April 2025, saat pemerintah AS memberlakukan tarif resiprokal, pemerintah Indonesia telah melakukan perundingan intensif dengan pemerintah AS.

Pernyataan bersama yang dikeluarkan pada 22 Juli 2025, mengumumkan penurunan tarif resiprokal yang dikenakan pada Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen, setelah pernyataan tersebut dikeluarkan, kedua negara melanjutkan negosiasi intensif untuk menyelesaikan perjanjian perdagangan yang komprehensif.Dalam perjanjian perdagangan timbal balik tersebut, Indonesia berkomitmen untuk memberikan akses pasar bagi produk-produk AS, mengatasi hambatan non-tarif, dan memperkuat kerja sama di bidang perdagangan digital dan teknologi, keamanan nasional, serta hubungan komersial, sedangkan AS berkomitmen untuk memberikan pembebasan tarif bagi produk-produk ekspor unggulan Indonesia yang tidak dapat diproduksi di dalam negeri, seperti kelapa sawit, kakao, kopi, teh, dan komoditas lainnya. Setelah melalui diskusi yang panjang, kedua belah pihak menyepakati semua isu utama.

Perjanjian ini dijadwalkan akan ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump pada akhir Januari 2026, dan setelah itu, tim teknis dari kedua negara akan bertemu di Washington, D.C. pada minggu kedua Januari 2026 untuk menyelesaikan aspek-aspek teknis yang ditargetkan selesai dalam waktu satu minggu.

Pada minggu ketiga Januari 2026, dokumen ART diharapkan dapat diselesaikan oleh kedua belah pihak Saat ini, AS sedang berkoordinasi dengan Badan Keamanan Nasional AS (NSA) untuk menentukan waktu yang paling tepat untuk pertemuan yang direncanakan antara kedua kepala negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *