Indonesia berencana menerapkan kebijakan harga tunggal untuk beras mulai tahun 2026.
Liga335 daftar – Indonesia berencana menerapkan kebijakan harga beras tunggal mulai 2026 Pemerintah Indonesia berencana menerapkan kebijakan harga beras tunggal secara nasional mulai 2026 untuk mengurangi disparitas harga antara daerah, kata Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga konsistensi harga beras antara Jawa dan daerah lain, termasuk Indonesia Timur, dengan pemerintah mensubsidi biaya distribusi, tambahnya. “Indonesia Timur tidak boleh lagi menanggung harga beras yang lebih tinggi.
Pada 2026, kami akan berupaya menerapkan harga beras tunggal secara nasional,” kata Hasan setelah pertemuan koordinasi terbatas tentang ketahanan pangan di Jakarta pada Senin. Ia mengatakan implementasi kebijakan ini memerlukan penguatan peran Badan Logistik Pangan Negara (Bulog), terutama dalam menjaga distribusi beras nasional dan stabilitas harga. Selama pertemuan, pemerintah juga membahas pemberian margin tugas kepada Bulog untuk memastikan pendanaan yang cukup untuk tugas stabilisasi harga beras dan distribusi.
Hasan mengatakan bahwa a Perhitungan margin penugasan telah dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan dan Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP) sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat mandat Bulog. Pemerintah juga membahas kesiapan pasokan beras nasional, sejalan dengan musim panen utama yang diperkirakan akan dimulai lebih awal pada Februari. Hasan mengatakan harga acuan saat ini menetapkan beras premium sebesar Rp14.
900 per kilogram dan beras medium sebesar Rp13.500 per kilogram.Melalui program Bulog, ia mengatakan konsumen yang memenuhi syarat dapat mengakses beras dengan harga sekitar Rp11.
000 hingga Rp12.000 per kilogram. Hasan mengatakan kebijakan harga tunggal beras masih dalam tahap pengembangan dan memerlukan dukungan dari berbagai instrumen, termasuk sistem distribusi, skema pembiayaan, dan kesiapan infrastruktur.
Ia menambahkan bahwa penguatan peran Bulog dan memastikan kesiapan pasokan diharapkan dapat secara bertahap mengurangi disparitas harga beras antar daerah.