Bertemu dengan Marco Rubio, Menteri Luar Negeri Sugiono Membahas Hubungan Bilateral antara Indonesia dan AS hingga Situasi di Palestina
Slot online terpercaya – Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, membahas hubungan bilateral terkait situasi di Palestina dan Tepi Barat saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di Washington D.C., pada Jumat.
Dalam video tersebut, Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan bahwa ia menyampaikan keprihatinan negara-negara Kelompok 8 (New York Group) terkait perkembangan situasi di Jalur Gaza dan Tepi Barat, Palestina.
Badan Hak Asasi Manusia PBB dalam laporannya pekan ini menyatakan bahwa peningkatan serangan, diikuti dengan pengusiran paksa warga Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat oleh Israel, menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan pembersihan etnis.
“Saya juga menyampaikan kekhawatiran beberapa negara dalam kelompok 8 terkait situasi saat ini di Palestina dan Tepi Barat,” kata Menteri Luar Negeri Sugiono, seperti dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (21/2).
“Kami semua percaya bahwa kepemimpinan AS dapat menghentikan atau menyelesaikan masalah yang sedang terjadi atau masih terjadi di sana, semoga.” “Pengawasan atau pengawasan yang dilakukan, dapat membuat apa yang direncanakan oleh Dewan Perdamaian untuk dilanjutkan ke fase berikutnya,” lanjutnya. Presiden Republik Indonesia Prabowo menghadiri “Pertemuan Multilateral tentang Timur Tengah”.
(Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Kelompok New York adalah delapan negara Arab dan mayoritas Muslim yang bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di sela-sela sidang Majelis Umum PBB di New York, AS pada September 2025. Kelompok ini meliputi Indonesia, Qatar, Arab Saudi, Yordania, Turki, Pakistan, Mesir, dan Uni Emirat Arab.
Kelompok tersebut kemudian mengadakan pertemuan tingkat menteri tentang Palestina di Istanbul, Turki, yang membahas implementasi rencana perdamaian Gaza, termasuk langkah-langkah konkret untuk memastikan efektivitas gencatan senjata dan dukungan untuk proses rekonstruksi di wilayah Palestina hingga November 2025.
Selain situasi di Palestina, kedua menteri luar negeri juga membahas hubungan bilateral. Hubungan antara Amerika Serikat dan Indonesia, termasuk kerja sama di bidang pertahanan, keamanan, ekonomi, dan hubungan antarmasyarakat. Kedua menteri luar negeri juga membahas situasi terkini di kawasan, baik di Indo-Pasifik maupun ASEAN.
Selain itu, Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut juga membahas beberapa hal terkait pertemuan Dewan Perdamaian (BoP).
“Dia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas komitmen Pemerintah Indonesia untuk berpartisipasi dalam ISF (Pasukan Stabilisasi Internasional), berharap bahwa apa yang telah kita lakukan sejauh ini dalam BoP dapat berkembang secara bertahap,” katanya.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Rubio memuji hubungan antara kedua negara, menyebut Indonesia sebagai mitra yang berharga.
“Indonesia adalah mitra yang berharga dalam mempromosikan kawasan Indo-Pasifik yang aman dan sejahtera, dan saya mengucapkan terima kasih atas dukungan Indonesia terhadap Dewan Perdamaian sebagai anggota pendiri,” tulisnya di media sosial X. Pada kesempatan ini, Menteri Luar Negeri. Sugiono mengungkapkan bahwa ia juga menawarkan kepada Menteri Luar Negeri AS Rubio untuk mengunjungi Jakarta.
Versi bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, Arab, dan Prancis dihasilkan secara otomatis oleh AI. Oleh karena itu, masih mungkin terdapat ketidakakuratan dalam terjemahan, harap selalu merujuk pada bahasa Indonesia sebagai bahasa utama kami. (sistem didukung oleh DigitalSiber.