Anggota Parlemen PAS: Sekolah Harus Mengajarkan kepada Siswa Bahwa Gaya Hidup LGBT Adalah Tidak Moral
Taruhan bola – Berlangganan ke buletin gratis kami, atau saluran Telegram dan WhatsApp kami untuk mendapatkan cerita dan pembaruan terbaru. Seorang anggota parlemen oposisi telah menyerukan agar pemerintah meluncurkan kampanye anti-LGBT di sekolah-sekolah dan melalui media. Ahmad Marzuk Shaary, yang mewakili Pengkalan Chepa untuk PAS, mengajukan usulan tersebut selama debat parlemen baru-baru ini.
Anggota Komite Kerja Pusat PAS ini ingin pemerintah mendirikan kampanye yang memberitahu masyarakat bahwa gaya hidup LGBT adalah “tidak bermoral dan bertentangan dengan ajaran agama dan hukum.” Ia mengatakan kampanye ini harus dijalankan melalui media dan dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah. Pemerintah harus tegas dalam menangani isu LGBT.
Pemerintah dapat membentuk kerja sama antar kementerian untuk melaksanakan kampanye anti-LGBT melalui media dan meningkatkan kesadaran melalui kurikulum sekolah. Gambaran Besar Usulan Ahmad Marzuk muncul setelah Menteri Urusan Agama Senator Dr Zulkifli Hasan baru-baru ini mengutip studi tahun 2017 yang menyatakan bahwa stres kerja, pengaruh masyarakat, dan kurangnya rel. Ketaatan agama yang ketat mungkin menjadi faktor yang dapat mempengaruhi seseorang untuk terlibat dalam gaya hidup LGBT.
Zulkifli menjawab pertanyaan dari seorang anggota parlemen PAS yang ingin mengetahui faktor utama yang berkontribusi terhadap peningkatan kasus LGBT di negara tersebut. Hubungan sesama jenis ilegal di Malaysia baik menurut hukum sipil maupun syariah, dengan hukuman termasuk penjara, denda, dan cambuk. Pada tahun 2023, beberapa politisi mengusulkan bahwa orang LGBT diklasifikasikan sebagai penderita gangguan mental, namun aktivis dan dokter menentang keras usulan tersebut.
Komentar terbaru Zulkifli yang mengaitkan stres kerja dengan gaya hidup LGBT menuai kritik dari anggota parlemen dan kelompok hak asasi. Namun, dalam pernyataan, Zulkifli mengundang publik untuk membaca tanggapan tertulisnya secara lengkap dan memprioritaskan verifikasi agar dapat memahami konteksnya secara utuh. Ia menekankan bahwa Kantor Perdana Menteri (Urusan Agama) menolak normalisasi LGBT karena bertentangan dengan agama, moral, dan nilai-nilai.
Bagian dari cerita ini telah. Sumber: FMT. Bagikan pendapat Anda kepada kami melalui Facebook, Twitter, Instagram, atau Threads TRP.