Kelompok separatis Papua membunuh seorang pilot AS di tengah klaim bahwa pasukan Indonesia sedang dikerahkan ke wilayah tersebut
Liga335 daftar – Baca dalam Bahasa Indonesia
Telah beredar foto-foto yang memperlihatkan lokasi di mana seorang pilot Amerika tewas dan pesawatnya dibakar oleh kelompok separatis Papua, yang mengklaim bahwa pasukan Indonesia sedang diangkut ke wilayah tersebut.
Peringatan: Berita ini berisi gambar yang telah dikaburkan dari seorang korban tewas serta detail mengenai pembunuhan tersebut.
Seorang juru bicara Tentara Pembebasan Papua Barat (TPNPB) mengatakan pada hari Kamis bahwa para pejuangnya menembak mati pilot Nicholas F Gosselin dan membakar sebuah pesawat yang dioperasikan oleh maskapai penerbangan Indonesia PT AMA di Desa Balinggama.
Gambar-gambar yang diunggah di media sosial dan diverifikasi oleh ABC menunjukkan pesawat yang hangus di landasan pacu berdebu serta jenazah Gosselin.
Pesawat yang dibakar oleh pemberontak Papua di Desa Balinggama. (Sumber: Facebook)
Pesawat tersebut mengangkut satu pilot dan tujuh penumpang, demikian menurut Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil Indonesia.
Setelah pilot melaporkan bahwa pesawat telah mendarat, komunikasi dengan petugas di landasan pacu pun terputus, demikian pernyataan kementerian tersebut.
Sampai saat ini belum ada Terjadi luapan duka di media sosial menyusul kematian Nicholas F Gosselin. (Instagram: AMA Papua)
TPNPB mengklaim bahwa pesawat tersebut mengangkut pasukan Indonesia ke wilayah tersebut.
TNI membantah klaim tersebut, dengan menyatakan bahwa ada tujuh warga sipil asli Papua, termasuk tiga perempuan, yang berada di dalam pesawat dan semuanya selamat.
TNI (Tentara Nasional Indonesia) menyatakan bahwa mereka telah menemukan jenazah Nicholas Gosselin pada hari Jumat sebagai bagian dari “operasi penangkapan cepat khusus”.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum,” kata Brigadir Jenderal Riyanto, Wakil Komandan Koops TNI Habema.
Papua telah terpecah belah di tengah konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun yang melibatkan kelompok separatis. (ABC News: Jarrod Fankhauser)
“Prioritas kami adalah menyelamatkan para korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, dan mendukung upaya penegakan hukum untuk membawa para pelaku ke hadapan hukum,” tambahnya.
Personel TNI juga melancarkan operasi pencarian untuk melacak mereka yang bertanggung jawab atas penembakan dan pembakaran pesawat terbakar.
Pihak militer mengimbau para pilot di Indonesia agar tidak memasuki “zona merah” di Papua Barat.
Para pemberontak memposting foto jenazah Gosselin di internet. (Sumber: Facebook/ABC)
Konflik bersenjata yang telah berlangsung puluhan tahun di Papua yang miskin antara masyarakat adat Papua dan pasukan keamanan Indonesia telah memanas dalam setahun terakhir, dengan puluhan pemberontak, anggota pasukan keamanan, dan warga sipil tewas.
Para pemberontak secara khusus menargetkan pilot asing.
Belum ada komentar langsung dari Kedutaan Besar AS di Jakarta maupun dari AMA Papua.
Kelompok separatis mengirim 'pesan' kepada AS dan Indonesia
Juru bicara pemberontak, Sebby Sambom, mengatakan bahwa pesawat tersebut melanggar larangan mereka terhadap penerbangan sipil di wilayah-wilayah yang dianggap oleh kelompok separatis tersebut sebagai zona operasional mereka.
Dia menuduh bahwa pesawat sipil telah digunakan untuk mengangkut personel militer Indonesia dan logistik ke pedalaman terpencil Papua.
Dia mengatakan pilot AS tersebut tewas karena pesawat tersebut tetap beroperasi meskipun telah ada peringatan dari kelompok tersebut.
Klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen.
PNG menyerukan ‘zona penyangga’ dengan Indonesia Papua Nugini telah mengemukakan kekhawatiran terkait perbatasannya dengan Indonesia, dan menyerukan pembentukan “zona penyangga” baru seluas 10 km di antara kedua negara.
Sambom menyerukan kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto untuk membuka negosiasi internasional yang bertujuan menyelesaikan konflik yang telah berlangsung puluhan tahun di Papua, yang menurut kelompok separatis telah mengakibatkan kematian warga sipil dan pengungsian massal.
Serangan tersebut merupakan pesan kepada pemerintah Indonesia dan AS karena “gagal menangani akar penyebab konflik di Papua antara militer Indonesia dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat,” katanya dalam sebuah pernyataan.
Ia juga mendesak PBB untuk memfasilitasi pembicaraan yang melibatkan pemerintah Indonesia, TPNPB, dan perwakilan Papua, serta memperingatkan bahwa kelompok tersebut akan menargetkan pesawat sipil lain yang mereka yakini membantu operasi militer di wilayah tersebut.
Para pemberontak membawa senjata api dan kapak serta mengibarkan bendera Bintang Kejora, simbol kemerdekaan, saat mengumumkan serangan tersebut.
k, menurut sebuah video yang dikirimkan oleh TPNPB.
Pada Februari 2023, Egianus Kogoya, seorang komandan wilayah di Gerakan Papua Merdeka, menculik Philip Mark Mehrtens, seorang pilot asal Christchurch, Selandia Baru, yang bekerja untuk perusahaan penerbangan Indonesia, Susi Air.
Mehrtens dibebaskan pada September 2024.
Pada Agustus 2024, para penembak TPNPB menyerbu sebuah helikopter dan menembak mati pilot asal Selandia Baru, Glen Malcolm Conning, yang bekerja untuk perusahaan penerbangan Indonesia PT Intan Angkasa Air Service.
Conning ditembak tak lama setelah mendarat di sebuah desa terpencil di Kabupaten Mimika dengan membawa beberapa warga asli Papua yang telah dibebaskan.
Papua, bekas koloni Belanda, diintegrasikan ke dalam Indonesia pada tahun 1969, melalui pemungutan suara yang disponsori PBB yang secara luas dianggap sebagai tipu muslihat, yang memicu konflik berkepanjangan tersebut.