Tim senam Israel menyatakan bahwa pihak keamanan mereka telah memberikan izin kepada para atletnya untuk masuk ke Indonesia meskipun mereka dilarang masuk dengan alasan 'keamanan'
Taruhan bola – BARU: Kini Anda bisa mendengarkan artikel! Federasi Senam Israel (IGF) mengonfirmasi bahwa tim keamanan nasionalnya telah memberikan izin kepada para atletnya untuk masuk ke Indonesia guna mengikuti Kejuaraan Senam Dunia bulan lalu, meskipun pemerintah Indonesia melarang para atlet tersebut masuk ke negara ini dengan alasan pertimbangan keamanan. Seorang juru bicara IGF mengonfirmasi kepada Digital bahwa tim keamanan negara tersebut telah memberikan izin kepada para atletnya.
“Kami menerima izin dari Otoritas Keamanan Israel untuk berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia dengan syarat mematuhi protokol keamanan yang berlaku. Dari pihak kami, semua persiapan telah selesai — proses pendaftaran, visa masuk ke Indonesia, dan konfirmasi dari Otoritas Keamanan Israel,” kata IGF. KLIK DI SINI UNTUK BERITA OLAHRAGA LEBIH LANJUT DI FOXNEWS.
COM Pesenam putra Israel, Eyal Indig, sebelumnya mengatakan kepada Digital bahwa tim keamanan negaranya telah memberikan izin kepadanya dan rekan-rekan setimnya untuk masuk ke kota tersebut, dengan mengutip langkah-langkah keamanan yang telah diterapkan selama puluhan tahun oleh negara tersebut yang telah digunakan oleh tim-tim olahraga sejak Olimpiade Munich 1972, ketika delapan teroris yang terkait dengan kelompok Black September menyusup ke Desa Olimpiade dalam misi yang gagal untuk menyandera atlet-atlet Israel. “Bagi kami, hal itu sangat aneh,” kata Indig. “Tim keamanan yang sama itu melakukan pemeriksaan seminggu sebelum penerbangan kami, di Indonesia—mereka berada di Indonesia—dan mereka menyetujui segala hal terkait keamanan.
Jadi, kami mendapat izin penuh dari tim keamanan Israel, dan percayalah, mereka tidak akan menyetujui apa pun yang tidak aman. Dan federasi kami terus mengatakan kepada kami bahwa itu aman.” Indig kemudian menyebut keputusan Indonesia sebagai “insiden diskriminasi terang-terangan berdasarkan kewarganegaraan.”
Kedutaan Besar Indonesia di AS menanggapi permintaan komentar dari Digital dengan mengatakan, “Kedutaan Besar Republik Indonesia tidak memiliki komentar lebih lanjut mengenai hal ini.” Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Erick Thohir, sebelumnya membela keputusan negaranya dalam sebuah pernyataan pada minggu terakhir bulan Oktober. “Kami berpegang pada prinsip menjaga keamanan, ketertiban umum, dan kepentingan publik dalam menyelenggarakan setiap acara internasional,” kata Thohir.
ATLET SENAM TIM ISRAEL MENYUARAKAN KEPUTUSAN SETELAH DILARANG BERPARTISIPASI DALAM KEJUARAAN DUNIA OLEH PEMERINTAH INDONESIA Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar di dunia dan telah lama menjadi pendukung setia Palestina. Rencana partisipasi atlet Israel telah memicu penolakan yang kuat di dalam negeri. Indonesia sebelumnya dicabut haknya untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia Sepak Bola U-20 ketika Gubernur Bali menolak menjadi tuan rumah bagi Tim Israel dalam sebuah pertandingan.
IGF lebih lanjut mengecam penolakan Indonesia dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kepada Digital. “Kami menganggap keputusan untuk melarang masuknya Tim Senam Nasional Israel agar tidak berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia di Indonesia sebagai hal yang memalukan dan sangat mengkhawatirkan bagi integritas olahraga internasional,” demikian bunyi pernyataan tersebut. “Keputusan ini bertentangan sepenuhnya dengan prinsip inti Prinsip-prinsip olahraga dan kompetisi yang adil, serta hal ini merupakan jalan berbahaya yang berpotensi mengarah pada pengucilan atlet berdasarkan pertimbangan politik, agama, atau sosial.
“Di balik kata-kata ini terdapat para atlet yang telah mengabdikan hidup mereka demi mencapai keunggulan. Mereka telah bekerja tanpa lelah dan berhak mendapatkan kesempatan yang setara untuk menunjukkan kemampuan mereka seperti halnya para pesenam lainnya. KLIK DI SINI UNTUK MENGUNDUH APLIKASI “Federasi Senam Internasional (FIG) telah memilih untuk berdiam diri dan membiarkan pengucilan delegasi Israel, sehingga secara efektif memberikan persetujuan yang diinginkan oleh pemerintah Indonesia.
Namun, kami tidak akan tinggal diam. Federasi Senam Israel dan Komite Olimpiade Israel telah mengajukan banding ke CAS, dan kami berharap ada putusan yang jelas dan tegas yang akan mencegah hal ini terulang kembali.” Komite Olimpiade Internasional (IOC) merekomendasikan agar tidak ada acara olahraga internasional yang diselenggarakan di Indonesia setelah negara tersebut melarang tim senam nasional Israel mengikuti kejuaraan dunia di Jakarta.
Selain itu, IOC menghentikan segala pembahasan dengan Indonesia mengenai penyelenggaraan Olimpiade di masa depan.