Siapakah Jessica Wongso dan di mana dia sekarang?
Liga335 daftar – Pada 28 September, Netflix akan merilis satu lagi film dokumenter kejahatan nyata di platform streamingnya: *Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso*. Kali ini, dokumenter baru tersebut mengupas kasus pembunuhan Mirna Salihin pada tahun 2016, yang—pada usia 27 tahun—meninggal dunia setelah meminum kopi es Vietnam di sebuah pusat perbelanjaan di Indonesia yang diduga dicampur dengan sianida. Setelah dinyatakan meninggal sebelum sampai di rumah sakit di Jakarta, ibu kota Indonesia, perhatian segera tertuju pada sahabatnya, Jessica Wongso, yang oleh polisi dianggap sebagai tersangka utama.
Karena sifat kejahatannya, kasus ini menjadi kasus pembunuhan paling terkenal dan paling banyak diberitakan di Indonesia, bahkan putusan pengadilan pun disiarkan di televisi dan ditonton oleh jutaan warga Indonesia di seluruh negeri. Namun, mengenai Wongso, siapa sebenarnya dia, apakah dia dinyatakan bersalah, dan di mana dia sekarang? Siapakah Jessica Wongso?
Jessica Wongso adalah warga negara Australia kelahiran Indonesia yang dinyatakan bersalah atas pembunuhan berencana terhadap sahabatnya, Mirn a Salihin. Wongso dan Salihin pernah belajar bersama di sekolah desain Billy Blue di Sydney selama beberapa tahun, dan menurut ayah korban, pengusaha Edi Darmawan Salihin, keduanya sangat dekat. Setelah menyelesaikan studi, Wongso tetap tinggal di Australia selama tujuh tahun dan bekerja sebagai desainer grafis di Ambulance NSW, sementara Salihin kembali ke Indonesia.
Menurut laporan yang disampaikan Kepolisian Federal Australia kepada pihak berwenang Indonesia, Wongso memiliki riwayat kesehatan mental yang kompleks. Hal ini mencakup empat kali percobaan bunuh diri yang berujung pada rawat inap, kecelakaan lalu lintas akibat mengemudi dalam pengaruh alkohol, perilaku mengancam terhadap rekan kerjanya, serta Perintah Pencegahan Kekerasan (Apprehended Violence Order) yang diajukan terhadapnya oleh mantan pacarnya. YouTube/Netflix // YouTube Mengapa Jessica Wongso membunuh Mirna Salihin?
Selama persidangan, jaksa penuntut menduga bahwa Wongso dan Salihin berselisih mengenai seorang pria yang sedang dikencani Wongso di Australia. Rupanya, Salihin keberatan dengan teman perempuannya yang n pasangan barunya dan menyarankannya untuk “putus dengan pacarnya yang sering bersikap kasar dan pengguna narkoba,” demikian menurut jaksa Ardito Muwardi, yang mengungkapkan informasi ini pada hari pertama persidangan. Setelah memutuskan hubungan tersebut, jaksa penuntut menyatakan bahwa Wongso merasa marah dan kesal kepada Salihin.
Hal ini, menurut mereka, menjadi pemicu yang memicu rencana pembunuhan Wongso. Selain itu, dia cemburu melihat pernikahan Salihin yang bahagia, dan tidak diundang ke pernikahannya tahun sebelumnya. YouTube/Netflix // YouTube Apa yang terjadi dalam persidangan Jessica Wongso?
Setelah persidangan selama empat bulan yang mendapat sorotan luas, Wongso dijatuhi hukuman 20 tahun penjara atas kasus pembunuhan Salihin dengan racun. Para hakim menerima klaim jaksa penuntut bahwa Wongso—yang tiba lebih awal di Olivier Cafe setelah membuat janji untuk bertemu Salihin dan seorang teman bersama—telah memesan minuman sebelum teman-temannya tiba dan memasukkan dosis sianida ke dalam minuman Salihin. Jaksa penuntut menduga bahwa Wongso meletakkan tiga tas belanjanya di atas meja untuk menutupi t Dia sedang minum dan menghalangi pandangan kamera CCTV, dan pada saat itulah Jessica ‘mencampurkan’ racun ke dalam kopi es tersebut.
Persidangan tersebut dianggap sangat kontroversial, karena sebagian besar saksi yang dihadirkan adalah saksi ahli, dan sebenarnya tidak ada bukti langsung yang menunjukkan kesalahannya. “Tidak ada bukti bahwa Jessica memasukkan sianida ke dalam gelas dan tidak ada yang melihatnya memasukkan racun itu,” kata pengacara Wongso, Yudi Wibowo, kepada ABC selama persidangan. Future Publishing // Getty Images Mulai dari rekaman CCTV yang terbatas hingga tes toksikologi yang dilakukan 70 menit setelah kematian Salihin—yang tidak menunjukkan jejak sianida dalam urin, hati, cairan lambung, atau empedu korban—baru beberapa hari setelah kematiannya ditemukan jejak kecil sianida dalam cairan lambungnya.
Hal ini, menurut Jaya Surya Atmaja, ahli patologi forensik dari Universitas Indonesia, mungkin berasal dari bahan kimia yang digunakan dalam proses pembalseman. Karena status kependudukan permanen Wongso di Australia, ia juga dibebaskan dari hukuman mati, yang merupakan hukuman di Indonesia untuk pembunuhan berencana. Di mana Jessica Wongso sekarang?
Wongso masih berada di penjara di Indonesia dan saat ini telah menjalani tujuh tahun dari hukuman dua dekade yang dijatuhkan kepadanya. Terungkap bahwa sepanjang persidangan, ia tampak tidak menunjukkan emosi yang berarti, dan sebuah rekaman video bahkan menangkap momen ketika ia tersenyum dan tertawa saat membantah telah meracuni Salihin. BAY ISMOYO // Getty Images Setelah putusan bersalah, Wongso mengajukan banding yang panjang, namun ditolak baik oleh Pengadilan Tinggi Jakarta maupun Mahkamah Agung.
“[Kami] menolak permohonan banding tersebut,” kata juru bicara Mahkamah Agung saat itu. Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso akan tayang di Netflix pada Kamis, 28 September.