Seorang influencer berusia 26 tahun ditemukan tewas setelah terjatuh saat mendaki gunung berapi aktif di Indonesia
Taruhan bola – Influencer Juliana Marins meninggal dunia setelah terjatuh saat mendaki gunung berapi aktif di Indonesia. The New York Times melaporkan bahwa Marins, 26 tahun, sedang mendaki Gunung Rinjani bersama sekelompok orang ketika ia terjatuh pada Sabtu, 21 Juni. Ia berhasil dijangkau oleh tim penyelamat dari Indonesia pada Selasa, 24 Juni.
“Pemerintah Brasil dengan penuh duka cita mengumumkan meninggalnya wisatawan Brasil Juliana Marins, yang terjatuh dari tebing di sekitar jalur pendakian dekat kawah Gunung Rinjani,” kata Kementerian Luar Negeri Brasil dalam sebuah pernyataan yang diterjemahkan oleh CBS News. Pernyataan tersebut melanjutkan, “Setelah empat hari upaya pencarian yang terhambat oleh cuaca buruk, medan yang sulit, dan kondisi jarak pandang yang buruk di wilayah tersebut, tim dari Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan Indonesia menemukan jenazah wisatawan Brasil tersebut.” Berita Terkait: Peselancar Giulia Manfrini Meninggal di Usia 36 Tahun Setelah Dilaporkan Diserang Ikan Pedang Giulia Manfrini/Instagram Peselancar Giulia Manfrini meninggal dunia di usia 36 tahun setelah mengalami “kecelakaan yang tidak terduga.
” AWAVE Travel, sebuah perusahaan biro perjalanan. ny Manfrini, salah satu pendiri, mengonfirmasi kabar tersebut pada Sabtu, 19 Oktober. “Dengan rasa duka yang mendalam, saya harus mengumumkan meninggalnya Giulia Manfrini, salah satu pendiri AWAVE Travel,” tulis James Colston, salah satu pendiri, dalam […]
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan (BNPP) Indonesia, Mohammad Syafii, mengatakan kepada media tersebut bahwa tim penyelamat menemukan Marins dalam keadaan tidak responsif. Jenazahnya akan dievakuasi pada Rabu, 25 Juni, karena kondisi cuaca. “Salah satu tim penyelamat berhasil mencapai korban di kedalaman 600 meter, dan setelah diperiksa, tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan,” katanya kepada wartawan.
“Tiga anggota tim penyelamat mendekati korban dan memastikan bahwa ia telah meninggal.” Sebuah akun Instagram yang dibuat khusus untuk memantau upaya pencarian dan penyelamatan Marins juga mengonfirmasi kabar tersebut pada hari Selasa. Halaman tersebut telah mengumpulkan lebih dari 1,6 juta pengikut sejak kejadian tersebut.
“Hari ini, tim penyelamat berhasil mencapai lokasi di mana Juliana Marins berada. Dengan penuh kesedihan, kami menginformasikan bahwa ia tidak selamat,” demikian bunyi postingan tersebut. “Kami tetap sangat bersyukur “Atas semua doa, pesan kasih sayang, dan dukungan yang telah kami terima.
” Menurut The New York Times, pihak berwenang Indonesia mengatakan pada Senin, 23 Juni, bahwa seorang turis asal Brasil — yang namanya tidak disebutkan — terjatuh dari ketinggian sekitar 1.600 kaki saat berada di gunung tersebut. Pihak berwenang mengklaim memiliki rekaman video dari drone dan bahwa turis tersebut tidak bergerak.
Berita Terkait: Influencer Buku Ditikam Hingga Tewas pada Usia 36 Tahun: Laporan Influencer Tais Bruna de Castro meninggal dunia pada usia 36 tahun setelah dilaporkan ditikam hingga tewas. Influencer buku asal Brasil tersebut dilaporkan sedang makan siang di pusat perbelanjaan Beco Fino yang terletak di Jundiai, Sao Paolo, pada 2 Juni ketika didekati oleh seorang pria, menurut Daily Mail. Media tersebut melaporkan bahwa Claudio yang berusia 40 tahun […]
Keesokan harinya, pihak berwenang bersiap-siap untuk mengirim tim penyelamat dengan helikopter. Muhamad Hariyadi, kepala kantor pencarian dan penyelamatan di Kota Mataram, menyebut rencana tersebut “sangat berisiko.” Sementara itu, anggota keluarga Marins dilaporkan menuduh pemerintah Indonesia memalsukan Mengenai video proses penyelamatannya dan beredarnya laporan palsu yang menyatakan bahwa ia telah diberi makanan dan air setelah 17 jam, Hariyadi membantah klaim-klaim tersebut.
Hariyadi menyatakan bahwa upaya penyelamatan terhambat oleh medan dan kabut. Dalam video yang dirilis oleh tim pencarian dan penyelamatan, para penyelamat menyatakan bahwa mereka telah melihat cahaya dari senter dan sebuah tongkat yang diyakini milik Marins, namun mereka menyebutkan bahwa jarak pandang sangat buruk. Akun Instagram Taman Nasional Gunung Rinjani menyatakan bahwa helikopter penyelamat tidak dapat terbang ke puncak gunung karena cuaca.
Kedutaan Besar Brasil di Indonesia menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat terkait Marins. Marins, yang memiliki lebih dari 269.000 pengikut di Instagram, sering membagikan postingan tentang perjalanannya.
Postingan Instagram terakhirnya diunggah awal bulan ini dan menampilkan beberapa foto dari Indonesia. Ia memberi keterangan pada rangkaian foto tersebut, “Never try never fly.