prediksi, berita tim, susunan pemain

prediksi, berita tim, susunan pemain

prediksi, berita tim, susunan pemain

Liga335 – Irak akan berusaha memulai putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan kemenangan saat menghadapi Indonesia di King Abdullah Sports City pada Sabtu malam.
Kedua tim bertekad untuk menjaga harapan lolos mereka tetap hidup di grup yang juga dihuni oleh Arab Saudi.

Ulasan Pertandingan

Irak memasuki fase kualifikasi ini dengan harapan akhirnya mengakhiri penantian panjang mereka untuk kembali ke Piala Dunia.
“Singa Mesopotamia” hanya pernah tampil sekali di turnamen global tersebut, yaitu pada tahun 1986, namun keyakinan semakin tumbuh bahwa ini bisa menjadi peluang terbaik mereka dalam beberapa dekade terakhir.
Kini di bawah asuhan mantan pelatih Australia Graham Arnold, Irak telah menunjukkan tanda-tanda yang menjanjikan dalam beberapa bulan terakhir, terutama dengan merebut trofi King’s Cup di Thailand bulan lalu, dan mereka kini berharap dapat menerjemahkan momentum tersebut ke dalam babak kualifikasi yang kompetitif.

Tim asuhan Arnold finis di posisi ketiga pada babak kualifikasi sebelumnya dengan 15 poin — empat kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan — hanya tertinggal satu poin dari tim peringkat kedua, J Yordania tertinggal tujuh poin dari pemuncak klasemen, Korea Selatan.
Di Grup B, Arab Saudi saat ini memimpin klasemen setelah mengalahkan Indonesia pada laga pembuka mereka, sehingga Irak bertekad untuk memulai dengan cepat dan memberikan tekanan kepada tim favorit.
Hanya juara grup yang akan lolos secara otomatis ke putaran final 2026, sedangkan tim peringkat kedua akan melaju ke putaran kelima untuk memperebutkan satu tempat terakhir di babak playoff.

© Twitter

Bagi Indonesia, pertandingan ini sangat penting karena negara Asia Tenggara ini masih mengejar penampilan pertama di Piala Dunia sejak 1938, ketika mereka berkompetisi sebagai Hindia Belanda, dan kampanye kualifikasi mereka diwarnai oleh harapan dan kekecewaan.
Pasukan asuhan Patrick Kluivert mengawali babak ini dengan kekalahan 3-2 dari Arab Saudi meskipun Kevin Diks mencetak dua gol penalti, karena gol dari Waheb Saleh dan dua gol dari Feras Albrikan terbukti menjadi penentu.
Kekalahan lagi di sini hampir pasti akan mengakhiri harapan mereka untuk lolos atau melaju ke babak berikutnya.

Pada babak ketiga, Indonesia mengumpulkan 12 poin dari 10 pertandingan s — tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan empat kekalahan — sehingga finis di peringkat keempat, tertinggal tujuh poin dari Australia di posisi kedua.
Tim asuhan Kluivert telah memenangkan dua dari lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, menunjukkan sekilas potensi namun masih kesulitan menjaga konsistensi.
Namun, sejarah tidak berpihak pada Indonesia, yang gagal meraih kemenangan dalam delapan pertemuan terakhirnya dengan Irak—enam kali kalah dan dua kali imbang—dengan satu-satunya kemenangan mereka terjadi jauh di masa lalu, tepatnya pada Olimpiade 1968.

Meski demikian, kemenangan mengejutkan pada Sabtu nanti berpotensi menghidupkan kembali impian mereka untuk lolos. Jika Indonesia mengalahkan Irak dan tuan rumah kemudian mengalahkan Arab Saudi, bisa terjadi tiga tim dengan poin sama – sebuah skenario yang akan menjaga harapan mereka untuk lolos ke babak kelima tetap hidup.

Performa Irak di Kualifikasi Piala Dunia – Asia:

DWDLLW

Performa Irak (semua kompetisi):

LLDLLW

Performa Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia – Asia:

WLWWLL

Performa Indonesia (semua kompetisi):

WWLWDL

Berita Tim

© Twitter
Irak telah mengumumkan skuad yang kuat dan berpengalaman beranggotakan 28 pemain, termasuk Ali Jasim, Amir Al-Ammari, Ibrahim Bayesh, Youssef Amyn, dan Ahmed Yehia.
Arnold telah memanggil Mohammed Jawad sebagai pengganti Ali Al-Hamadi, yang terpaksa absen karena cedera setelah gagal dalam tes kebugaran terakhir.
Pemain seperti Zidane Iqbal, Osama Rashid, dan Kevin Yakob juga berpeluang masuk starting line-up.

Di kubu Indonesia, Kluivert kemungkinan akan melakukan beberapa perubahan setelah kekalahan dari Arab Saudi.
Ole Romeny, yang baru pulih dari cedera dan tampil selama 26 menit dalam pertandingan tersebut, berpeluang masuk sebagai starter.
Diks, yang mencetak dua gol dari titik penalti, akan tetap mempertahankan posisinya di susunan pemain, sementara kiper Maarten Paes masih diragukan tampil karena mengalami cedera otot paha belakang.

Emil Audero dari Cremonese dipastikan absen, dan absennya penyerang andalan Marselino Ferdinan, akibat minimnya menit bermain di klub, menjadi pukulan lain.

Susunan pemain starter kemungkinan Irak:

Hasan; Putros, Younis, Tahseen, Doski; Rashid, Sher; Farji, Bayesh, Jasim; Hussein

Susunan pemain kemungkinan Indonesia:

Paes; James, Idzes, Diks, Sayuri; Klok, Pelupessy; Jonathans, Oratmangoen, Kambuaya; Romeny

Prediksi kami: Irak 2-0 Indonesia

Indonesia memang menunjukkan peningkatan di bawah asuhan Kluivert, namun masih kekurangan struktur pertahanan dan pengalaman untuk secara konsisten bersaing melawan tim-tim terkuat di Asia.
Irak, yang sedang bersemangat berkat kemenangan di King’s Cup dan keunggulan sebagai tuan rumah, kemungkinan besar akan mengendalikan jalannya pertandingan dan meraih kemenangan penting di laga pembuka Grup B.
Untuk analisis data mengenai hasil yang paling mungkin, skor, dan informasi lainnya terkait pertandingan ini, silakan klik di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *