Gelombang kejahatan kekerasan di Bali yang menargetkan wisatawan memicu kekhawatiran, sementara beberapa hotel memperketat pengamanan

Gelombang kejahatan kekerasan di Bali yang menargetkan wisatawan memicu kekhawatiran, sementara beberapa hotel memperketat pengamanan

Gelombang kejahatan kekerasan di Bali yang menargetkan wisatawan memicu kekhawatiran, sementara beberapa hotel memperketat pengamanan

Taruhan bola – JAKARTA: Beberapa hotel di Bali memperketat langkah-langkah keamanan menyusul maraknya tindak kejahatan kekerasan belakangan ini, termasuk tiga wisatawan asing yang menjadi korban pelecehan seksual dalam tiga hari berturut-turut bulan lalu. Para pakar industri dan pengamat mengatakan bahwa celah-celah seperti lemahnya pengawasan terhadap penyedia akomodasi harus ditangani untuk memberikan rasa aman yang lebih besar kepada para pengunjung, meskipun Gubernur Bali menegaskan bahwa pulau tersebut tetap aman dan pariwisata berjalan seperti biasa. Kasus-kasus pelecehan seksual, yang terjadi secara terpisah pada 23 hingga 25 Maret, merupakan insiden terisolasi, demikian dilaporkan Gubernur Wayan Koster pada 26 Maret.

Kepolisian Bali telah menangkap tiga pria Indonesia terkait kejahatan tersebut. Kasus pertama melibatkan seorang wanita asal Tiongkok yang sedang dalam keadaan mabuk saat kembali ke Wingsu Guest House di Kuta Utara dari sebuah klub malam sekitar pukul 04.30 pagi, menurut Kepolisian Nasional Indonesia.

Berlangganan Morning Brief Kurasi otomatis berita-berita teratas kami untuk memulai hari Anda. Layanan ini tidak ditujukan bagi orang-orang yang tinggal di Uni Eropa. Dengan mengklik “Berlangganan”, saya setuju untuk menerima pembaruan berita dan materi promosi dari Mediacorp serta mitra-mitra Mediacorp.

Sedang dimuat Sedang dimuat Dia naik ke sepeda motor pelaku, tetapi tidak ingat apakah dia menggunakan aplikasi atau ojek konvensional, kata polisi. Pelaku memperkosanya di sebuah area berumput di Labuansait. Polisi menangkap tersangka berusia 23 tahun itu ketika dia kembali ke penginapan untuk mencoba mengembalikan ponsel wanita tersebut, kata polisi.

Kasus kedua, pada 24 Maret, melibatkan seorang wanita Australia yang diperkosa oleh seorang petugas keamanan klub malam di Seminyak ketika dia kembali ke klub untuk mengambil barang-barang pribadinya yang tertinggal, kata polisi Bali. Tersangka, 29 tahun, diduga memperkosanya di toilet klub malam tersebut sekitar pukul 04.00 dini hari, kata polisi.

Ia ditangkap pada 26 Maret. Kasus ketiga melibatkan seorang warga negara Tiongkok dan terjadi di Canggu, Kuta Utara. Wanita tersebut kembali sekitar pukul 04.

00 dini hari dari tempat hiburan malam dan tidak dapat menemukan kunci kamarnya, menurut polisi Bali. Polisi. Ia mendatangi meja resepsionis untuk meminta bantuan dan kemudian menjadi korban pelecehan seksual oleh pelaku.

Tersangka, yang berusia 24 tahun, digambarkan secara berbeda-beda dalam laporan media sebagai pegawai resepsionis dan petugas keamanan lepas di hotel tersebut. Setidaknya dua warga asing juga tewas di Bali dalam dua bulan terakhir. Seorang pria asal Belanda ditikam hingga tewas pada 23 Maret saat sedang kembali ke vila miliknya di Kuta Utara bersama pacar asal Indonesia.

Ia diserang oleh dua pria tak dikenal dan kemudian meninggal di rumah sakit, menurut pihak berwenang, sebagaimana dilaporkan oleh The Jakarta Post. Polisi sedang berupaya mengidentifikasi para penyerang. Pada Februari, turis Ukraina Igor Komarov diculik dan dibunuh di kawasan Jimbaran oleh sekelompok orang asing saat sedang mengendarai skuter bersama dua temannya, demikian dilaporkan The Jakarta Post.

Ia diculik pada 15 Februari. Sebuah video yang memperlihatkan dirinya memohon pertolongan beredar sebelum jenazahnya ditemukan pada 27 Februari, sekitar 30 km dari tempat ia diculik. Pihak berwenang telah mengidentifikasi enam tersangka, yang masih Secara umum, demikian dilaporkan The Jakarta Post.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *