Pelatih kebugaran Tamannaah Bhatia membagikan ‘3 makanan terburuk penyebab lemak perut’ yang harus Anda hindari untuk mencegah kenaikan berat badan
Taruhan bola – Pelatih kebugaran selebriti Siddhartha Singh, yang pernah bekerja sama dengan Tamannaah Bhatia, mengungkapkan dalam postingan Instagram terbarunya pada 13 April tiga jenis makanan yang perlu diwaspadai. Lemak perut merupakan salah satu area yang paling sulit untuk dikurangi berat badannya dan juga salah satu tempat termudah bagi lemak untuk menumpuk. Hal ini menyoroti pentingnya pengelolaan lemak yang efektif.
Meskipun kebanyakan orang mengetahui makanan yang tidak sehat, beberapa pilihan ‘sehat’ ternyata tidak se-sehat yang terlihat. Makanan-makanan tersebut dapat memengaruhi cara tubuh Anda memproses lemak dengan memengaruhi metabolisme Anda. JUGA: Pelatih kebugaran Tamannaah Bhatia mengatakan ‘berhentilah makan dosa untuk sarapan jika Anda ingin menurunkan berat badan’; membagikan trik protein 1.
Selai kacang Sering dianggap sehat, karena kaya akan protein dan lemak sehat, tetapi pada kenyataannya, selai kacang juga tinggi kalori. Pelatih tersebut menyoroti kesalahan umum ini dan malah mengimbau konsumsi yang bijak. “Jika Anda sedang menjalani diet penurunan berat badan, sedikit selai kacang akan mengandung banyak kalori, jadi sebaiknya hindari ini dan pilih makanan lain sebagai gantinya,” katanya hared, menyarankan orang-orang untuk memperhatikan ukuran porsi dan memilih pilihan yang lebih rendah kalori.
Jadi, pada akhirnya, selai kacang tidak selalu ‘buruk’, Anda hanya perlu mengontrol porsinya dengan ketat. 2. Granola Iklan memposisikan granola sebagai makanan sehat, tetapi bertentangan dengan kepercayaan umum, granola justru kontraproduktif bagi tujuan kebugaran Anda jika dikonsumsi secara berlebihan.
Siddhartha juga mengamati bahwa granola tinggi kalori bahkan dalam porsi kecil. Segenggam saja bisa dengan mudah melebihi 200-300 kalori. Jadi, dengan cara ini, granola menjadi jebakan kalori bagi Anda, yang justru berbalik merugikan.
Ia menganjurkan untuk memilih makanan yang ‘bisa Anda makan banyak tapi rendah kalori.’ 3. Pelatih bir memperingatkan bahwa tubuh Anda menganggap bir sebagai racun: “Jelas bir mengandung kalori, dan ketika Anda minum bir ini pada Sabtu malam, tubuh Anda akan menganggapnya sebagai racun.
Tubuh Anda akan menghabiskan 24 hingga 48 jam berikutnya hanya untuk mengeluarkan racun ini dari tubuh Anda, yang pada dasarnya berarti tubuh tidak akan membakar lemak selama waktu tersebut, sehingga tidak baik untuk penurunan lemak Anda “proses.” Artinya, tubuh Anda lebih fokus pada pemecahan alkohol daripada pembakaran lemak, sehingga metabolisme lemak pun melambat untuk sementara waktu. Jadi, jika Anda sering mengonsumsi bir, terutama saat akhir pekan, kemajuan penurunan lemak Anda akan terhambat.
Pertimbangkan untuk membatasi konsumsi Anda. Jika Anda tidak berhati-hati terhadap kalori tersembunyi ini, berat badan Anda bisa naik, dan bagian pertama yang akan menumpuk lemak adalah di sekitar perut. Catatan untuk pembaca: Artikel ini hanya untuk tujuan informasional dan bukan pengganti nasihat medis profesional.
Selalu konsultasikan dengan dokter Anda jika memiliki pertanyaan atau kondisi medis.