Indonesia menetapkan tiga agenda utama untuk transformasi sektor kesehatan
Liga335 – Indonesia menetapkan tiga agenda utama untuk transformasi kesehatan
Seorang pejabat kesehatan Indonesia telah memaparkan strategi pengembangan kesehatan nasional menuju visi Indonesia Emas 2045, yang berpusat pada tiga agenda utama untuk mentransformasi sistem kesehatan negara. Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada hari Kamis, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin P. Oktavianus mengatakan bahwa agenda pertama berfokus pada transformasi layanan kesehatan primer dengan memperluas akses ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dan memperkuat langkah-langkah promotif-preventif di tingkat masyarakat.
Agenda kedua, lanjutnya, melibatkan transformasi layanan rujukan dengan mengembangkan jaringan rumah sakit yang efisien dan merata di seluruh wilayah.Agenda ketiga berkaitan dengan penguatan sistem ketahanan kesehatan nasional guna meningkatkan kapasitas dalam menanggapi krisis kesehatan, termasuk pandemi dan bencana alam.”Di masa depan, sistem kesehatan Indonesia harus lebih merata, tangguh, dan berkelanjutan.
Peran akademisi dan peneliti “Hal ini sangat penting dalam mendukung transformasi ini,” kata Oktavianus. Ia menyampaikan hal tersebut dalam Konferensi Internasional ke-2 tentang Keselamatan dan Kesehatan Masyarakat di Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar, Sulawesi Selatan. Ia menyoroti pencapaian pemerintah dalam menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi lebih dari 41 juta orang, yang didukung oleh lebih dari 10.
000 Puskesmas di seluruh Indonesia.”Kami berharap kolaborasi penelitian seperti yang dilakukan oleh Unhas dapat memperkuat sistem kesehatan nasional dan mendorong perubahan menuju Indonesia yang sehat dan sejahtera,” tambahnya. Rektor Unhas Jamaluddin Jompa menegaskan kembali komitmen universitas dalam mendukung upaya pemerintah untuk memperkuat sistem kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup.
Ia mengatakan Unhas terus mengembangkan kelompok penelitian tematik yang berfokus pada kebijakan kesehatan dan kesehatan masyarakat, menghasilkan rekomendasi yang dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jompa juga menekankan pentingnya penelitian kesehatan di sektor maritim, dengan mencatat bahwa Identitas Indonesia sebagai negara kepulauan menuntut perhatian terhadap kesejahteraan para pekerja maritim. “Kita adalah negara maritim, namun hanya sedikit yang tahu cara menyelam.
Kesehatan masyarakat, terutama bagi para nelayan, sangat penting untuk diperhatikan,” ujarnya. “Saya berharap akan ada langkah-langkah konkret dan berkelanjutan untuk melindungi kesehatan para pekerja maritim, karena mereka adalah garda terdepan dalam menjaga sumber daya maritim bangsa,” tambahnya.