Garuda Indonesia Menetapkan Bali sebagai Pusat Operasi untuk Rute Timur dan Internasional
Slot online terpercaya – TEMPO.CO, Jakarta – Maskapai penerbangan nasional Indonesia, Garuda Indonesia, menjadikan Bali sebagai pusat penghubung untuk wilayah Indonesia Timur, menghubungkannya dengan rute-rute internasional guna memperkuat perekonomian regional, termasuk sektor pariwisata. “Kami mengoptimalkan peran Denpasar sebagai pusat penghubung internasional yang terintegrasi dengan Indonesia Timur, khususnya Papua,” kata pejabat Garuda Indonesia, Dewa Bagus Rendra Maha Putera, di Denpasar, Bali, pada Kamis, seperti dikutip dari Antara.
Salah satu upaya maskapai milik negara ini adalah membuka penerbangan dari Denpasar ke Jayapura, dengan mengoperasikan rute Jakarta-Denpasar-Timika-Jayapura. Penerbangan ini dioperasikan empat kali seminggu, setiap Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu dari Jakarta, menggunakan pesawat Boeing 737-800NG dengan kapasitas 12 kursi kelas bisnis dan 150 kursi kelas ekonomi. Penerbangan GA-652 berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 21.
25 waktu setempat dan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada pukul 00.20 waktu setempat keesokan harinya. Penerbangan tersebut kemudian berangkat pada pukul 01.
05 pukul 05.00 waktu setempat dari Bandara Mozes Kilangin di Timika, tiba pukul 05.45 waktu setempat, kemudian berangkat menuju Bandara Sentani di Jayapura, tiba pukul 07.
55 waktu setempat. Sementara itu, penerbangan dari Jayapura dioperasikan oleh GA-653, yang beroperasi setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Penerbangan berangkat dari Bandara Sentani pukul 08.
50 menuju Timika, kemudian melanjutkan perjalanan ke Denpasar, dan selanjutnya ke Jakarta, tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pukul 15.30 waktu Jakarta. “Keberadaan rute ini diharapkan dapat memberikan perjalanan yang lebih lancar bagi para penumpang, baik wisatawan internasional maupun pelaku bisnis,” tambah Putera.
Ia berharap Bali, sebagai gerbang utama pariwisata internasional, dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Papua, sekaligus memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat perekonomian daerah. Putera menambahkan bahwa perusahaan akan terus mengevaluasi dan mengembangkan jaringan secara adaptif untuk memastikan rute-rute tersebut sesuai dengan kebutuhan konsumen.