Hari Keheningan Indonesia membuat Bali lumpuh – aturan ini juga berlaku bagi wisatawan
Taruhan bola – Seorang wanita Bali berbusana tradisional bersiap untuk upacara di sebuah pura di Ubud, Bali. Agama Hindu Bali, termasuk mitos dan ritualnya, sangat kental di Bali. Foto: Carola Frentzen/dpa Keystone
Tak ada suara mesin, tak ada keramaian, tak ada musik: Pulau Bali yang biasanya begitu semarak kini tenggelam dalam keheningan total.
Dengan “Nyepi”, hari keheningan, penduduk telah merayakan Tahun Baru Bali sejak dini hari (waktu setempat) – dan selama 24 jam, kehidupan di pulau liburan Indonesia yang terkenal di dunia ini terhenti sepenuhnya.
Keystone-SDA SDA
Pihak berwenang secara rutin mengingatkan masyarakat bahwa aturan ketat berlaku pada hari ini – bahkan bagi para wisatawan. Tidak ada yang diperbolehkan berada di jalanan, lalu lintas terhenti sepenuhnya, dan bahkan Bandara Internasional Ngurah Rai tetap ditutup: Tidak ada penerbangan yang lepas landas atau mendarat.
Tanggalnya didasarkan pada kalender lunar
“Nyepi” adalah hari raya terpenting dalam agama Hindu Bali. Hari ini menandai b Awal tahun baru dalam kalender Saka Bali, yang tanggalnya ditentukan berdasarkan pergerakan bulan dan karenanya bervariasi dari tahun ke tahun. Bali adalah satu-satunya pulau di Indonesia—negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia—yang mayoritas penduduknya beragama Hindu.
Oleh karena itu, agama ini sangat melekat dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, pada malam sebelumnya, suasana kembali ramai: Patung-patung raksasa berbentuk setan, yang dikenal sebagai Ogoh-Ogoh, diarak melintasi jalan-jalan dalam parade tradisional.
Upacara penyucian
Patung-patung yang dirancang secara artistik ini melambangkan roh jahat dan secara tradisional dibakar setelah parade dengan meriah—sebuah upacara penyucian simbolis yang juga disaksikan oleh banyak wisatawan asing. Media Bali merayakan acara ini sebagai “salah satu pertunjukan budaya paling menarik di seluruh Indonesia”.
Sejak matahari terbit, keheningan mutlak menyelimuti.
Rumah, hotel, dan vila tidak boleh ditinggalkan, mobil tetap diparkir, dan pantai-pantai kosong. Cahaya buatan juga harus dikurangi sebanyak mungkin; banyak orang berpuasa atau beribadah. mendedikasikan diri untuk meditasi dan introspeksi.
Pengecualian kecil bagi wisatawan
Namun, wisatawan biasanya diizinkan untuk bergerak bebas di dalam kompleks hotel dan menghabiskan waktu di taman atau di tepi kolam renang, misalnya. Banyak hotel telah menyediakan makanan bagi tamunya sebelumnya atau menawarkan layanan katering terbatas dalam bentuk prasmanan — tetapi tanpa layanan reguler, karena bekerja pada hari “Nyepi” juga dilarang.
Kepatuhan terhadap peraturan dipantau oleh pasukan keamanan setempat.
Pengunjung diharapkan bersikap tenang dan penuh hormat. Meskipun ada pembatasan, “Nyepi” dianggap oleh banyak orang sebagai pengalaman yang sangat istimewa: keheningan yang tidak biasa memberikan pulau ini, yang telah dilanda pariwisata massal, suasana yang hampir spiritual.