Tantangan masih ada dalam upaya komersialisasi mobil hidrogen di Indonesia.

Tantangan masih ada dalam upaya komersialisasi mobil hidrogen di Indonesia.

Tantangan masih ada dalam upaya komersialisasi mobil hidrogen di Indonesia.

Taruhan bola – (Foto: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia) Kendaraan bertenaga hidrogen baru mulai muncul di Indonesia, dengan berbagai pemangku kepentingan aktif membangun ekosistem masing-masing. Namun, Asosiasi Industri Otomotif Indonesia (GAIKINDO) menilai bahwa kendaraan ini belum siap untuk komersialisasi massal di negara ini, berbeda dengan kendaraan listrik, karena biaya teknologi yang tinggi.
Sesuai dengan percepatan pencapaian target emisi nol bersih, pemerintah Indonesia telah mengembangkan infrastruktur untuk mendukung penggunaan energi terbarukan, termasuk infrastruktur hidrogen.

Pada Februari ini, perusahaan listrik negara, PT PLN Indonesia Power (IP), meresmikan stasiun pengisian hidrogen (HRS) pertama di Indonesia. Inisiatif ini menandai langkah signifikan dalam mempromosikan adopsi kendaraan berbasis hidrogen dan mempercepat transisi energi berkelanjutan di negara ini.
Ketua Gaikindo, Yohanes Nangoi, menyatakan bahwa w Meskipun teknologi hidrogen sangat ramah lingkungan dalam hal emisi, harganya masih jauh lebih mahal dibandingkan dengan kendaraan listrik.

Hal ini menjadi tantangan besar mengingat daya beli masyarakat Indonesia saat ini yang hanya berkisar antara 200-300 juta rupiah (sekitar 12.500-18.800 USD).

Ia juga menekankan pentingnya menyeimbangkan kesiapan infrastruktur dengan daya beli masyarakat untuk dapat menerapkan ekosistem kendaraan hidrogen secara efektif. “Ini bukan soal tidak siap; mungkin beberapa individu siap membeli, tetapi hanya sedikit dari mereka,” jelasnya. Awal tahun ini, anak perusahaan PT Pertamina (Persero), Pertamina New and Renewable Energy, telah berkolaborasi dengan Toyota untuk mengembangkan bahan bakar hidrogen di Indonesia.

Kolaborasi ini tertuang dalam Perjanjian Pengembangan Bersama, di mana kedua belah pihak tidak hanya sepakat untuk membangun infrastruktur, tetapi juga bekerja sama untuk memastikan permintaan konsumsi bahan bakar hidrogen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *